Pengerjaan Jalan Batudulang–Tepal Lebih Cepat 0,28 Persen

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA— Pembangunan ruas jalan Batudulang–Tepal melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), khususnya segmen Batudulang–Punik, menunjukkan capaian yang menggembirakan. Hingga pertengahan masa pelaksanaan proyek, progres fisik pekerjaan tercatat melampaui target yang telah dijadwalkan.

Asisten II Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, progres pembangunan yang semestinya mencapai 37,12 persen kini telah menyentuh angka 37,34 persen. Dengan capaian tersebut, proyek mengalami deviasi positif sebesar 0,28 persen.

“Jadi ada deviasi positif 0,28 persen,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Ia menjelaskan, proyek pembangunan jalan tersebut dilaksanakan dengan skema multiyears selama 330 hari kalender. Hingga saat ini, pekerjaan telah memasuki hari ke-196, sehingga masih tersedia waktu 134 hari kalender hingga masa kontrak berakhir pada November 2026.

Menurutnya, perkembangan fisik pekerjaan di lapangan tergolong baik. Ruas Batudulang–Punik dibagi menjadi tiga segmen pengerjaan, agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih efektif.

Pada segmen pertama, yakni Km 3 hingga Km 5, pekerjaan penyebaran Lapis Pondasi Agregat (LPA) telah dilaksanakan. Selain itu, pemasangan saluran drainase menggunakan u-ditch juga sudah dikerjakan. Meski demikian, masih terdapat kendala di sejumlah titik akibat keberadaan jaringan listrik milik PLN yang harus dipindahkan.

“Kalau pohon sih sudah tidak ada gangguan. Namun kalau PLN memindahkan itu harus ada pemadaman dan sebagainya,” katanya.

Ia menjelaskan, proses pemindahan jaringan listrik memerlukan penjadwalan yang tepat. Karena, harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat terhadap pasokan listrik. Oleh sebab itu, koordinasi dengan PLN terus dilakukan, agar pekerjaan tidak mengganggu pelayanan kepada pelanggan.

Sementara pada segmen kedua, yakni Km 4 hingga Km 5,5, pekerjaan juga terus berjalan. Sebagian pekerjaan Lapis Pondasi Bawah (LPB) di bahu jalan telah diselesaikan, melalui metode perkerasan beton.

Adapun di kawasan Km 5, tepatnya pada alih trase tanjakan Brang Treng, pekerjaan menjadi perhatian khusus. Selain pembangunan trase baru, pada lokasi tersebut juga tengah dibangun jembatan aramco yang menjadi bagian penting dalam penyelesaian jalur tersebut.

Sedangkan pada segmen STA 6 hingga STA 8, Suharmaji memastikan tidak terdapat kendala berarti. Dengan kondisi tersebut, pihaknya menargetkan pekerjaan pengaspalan sudah dapat dimulai pada pekan ketiga Juli 2026.

“Saya lihat progresnya cukup bagus. Saya kira bisa tuntas di bulan Oktober, sebulan sebelum kontrak berakhir,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan Satuan Kerja (Satker) dan pihak rekanan terkait pelaksanaan Festival Kopi Tepal, yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli 2026. Koordinasi dilakukan agar aktivitas pekerjaan tidak mengganggu kelancaran akses masyarakat menuju lokasi kegiatan.
Menurutnya, rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan telah disiapkan di sekitar lokasi pekerjaan. Sehingga pelaksanaan festival tetap berjalan lancar, tanpa menghambat proses pembangunan jalan.

Dengan progres yang terus berada di atas target, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis pembangunan ruas Batudulang–Punik dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal kontrak. Sehingga segera memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas menuju kawasan Tepal dan wilayah sekitarnya. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts