Bupati Sumbawa Ajak Warga Lestarikan Tradisi Nuja Rame

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengajak masyarakat terus melestarikan tradisi Nuja Rame sebagai warisan budaya yang sarat nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur atas hasil panen. Tradisi adat masyarakat Samawa tersebut dinilai menjadi salah satu identitas budaya yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

Ajakan itu disampaikan Bupati saat menghadiri pembukaan Nuja Rame di Desa Lamenta, Kecamatan Empang, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang digelar setiap usai musim panen itu dihadiri masyarakat setempat yang mengenakan busana adat dan mengikuti rangkaian prosesi secara khidmat.

Menurut Bupati, Nuja Rame bukan sekadar agenda tahunan masyarakat, tetapi merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan hasil panen yang diperoleh para petani. Tradisi tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Nuja Rame bukan hanya perayaan tahunan, tetapi wujud rasa syukur yang mendalam atas limpahan hasil panen yang dianugerahkan Allah SWT. Tradisi ini juga mengandung nilai kebersamaan yang sangat penting untuk terus kita pelihara,” ujar Bupati.

Ia mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat Desa Lamenta yang tetap menjaga tradisi leluhur. Menurutnya, kebersamaan warga yang bergotong royong menyukseskan kegiatan serta mengenakan busana adat menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya Samawa masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat.

Bupati menegaskan, pelestarian budaya lokal harus menjadi tanggung jawab bersama. Selain memperkuat identitas daerah, tradisi seperti Nuja Rame juga berperan dalam mempererat silaturahmi dan memperkokoh persatuan masyarakat.

“Nilai kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya lokal merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Karena itu, tradisi ini harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa, lanjut Bupati, berkomitmen mendukung pelestarian adat dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal. Dukungan tersebut diharapkan mampu menjaga eksistensi tradisi masyarakat sekaligus memperkuat karakter budaya Samawa di tengah perkembangan zaman.

Bupati menambahkan, penyelenggaraan Nuja Rame, masyarakat diharapkan tidak hanya mempertahankan tradisi leluhur, tetapi juga menjadikannya sebagai media mempererat persaudaraan, memperkuat semangat gotong royong, serta menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada generasi muda. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts