Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa memastikan kesehatan hewan ternak tetap terjaga melalui program vaksinasi rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Upaya ini dilakukan secara berkesinambungan guna menjamin ternak di wilayah tersebut bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kepala DPKH Kabupaten Sumbawa, Saifuddin, SP, menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan sekaligus vaksinasi merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi instansinya. Hal tersebut diungkapkan dalam keterangan pers di ruang kerjanya, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, program vaksinasi yang dilakukan secara rutin terbukti mampu menjaga stabilitas kesehatan ternak di daerah. Selain itu, langkah ini juga menjadi bentuk antisipasi terhadap potensi penyebaran penyakit yang dapat merugikan peternak.
“Setiap tahun kami melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi ternak secara berkelanjutan. Dengan upaya ini, ternak di Sumbawa kami pastikan tetap sehat dan terlindungi dari PMK,” ujarnya.
Saifuddin, SP, menjelaskan bahwa populasi ternak di Kabupaten Sumbawa terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini, jumlah ternak sapi dan kerbau tercatat mencapai 347.200 ekor yang tersebar di 24 kecamatan.
Beberapa kecamatan dengan populasi ternak terbesar antara lain Kecamatan Moyo Hilir sebanyak 39.535 ekor, disusul Kecamatan Plampang 36.243 ekor, Moyo Hulu 30.800 ekor, Lopok 21.285 ekor, Empang 20.211 ekor, Labangka 19.113 ekor, Lunyuk 16.158 ekor, Moyo Utara 16.603 ekor, Tarano 16.021 ekor, serta Lape 15.113 ekor.
Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan vaksinasi periode Januari hingga April 2026, dari total 25.000 dosis vaksin yang diterima, sebanyak 23.770 dosis telah direalisasikan. Rinciannya, vaksinasi untuk sapi mencapai 23.126 dosis, sedangkan untuk kerbau sebanyak 644 dosis.
“Sejumlah kecamatan telah menuntaskan vaksinasi hingga 100 persen. Sementara kecamatan lainnya saat ini sudah mendekati target tersebut,” jelasnya.
Ia menegaskan, keberhasilan program vaksinasi ini memberikan jaminan bahwa ternak di Kabupaten Sumbawa, khususnya yang akan dijadikan hewan kurban, berada dalam kondisi sehat dan bebas dari PMK.
Menjelang Hari Raya Iduladha, DPKH juga menyiapkan tim teknis yang akan bekerja sama dengan KUPT di tingkat kecamatan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara gratis kepada masyarakat.
“Kami pastikan pelayanan pemeriksaan hewan kurban akan berjalan optimal. Masyarakat tidak perlu khawatir karena ternak yang akan disembelih telah melalui proses pengawasan kesehatan yang ketat,” pungkasnya. (DS/02)

