Retribusi Holding Ground Dominasi PAD DPKH Sumbawa

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA— Upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus menunjukkan hasil positif di tengah terbatasnya alokasi transfer anggaran dari pemerintah pusat. Salah satu kontribusi signifikan datang dari sektor peternakan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbawa yang berhasil menggenjot penerimaan retribusi daerah pada tahun anggaran 2026.

Pemda Sumbawa melalui berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terus berupaya menggali potensi pendapatan lokal guna mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Langkah ini menjadi strategi penting untuk menjaga keberlanjutan proyek-proyek fisik serta meningkatkan kemandirian fiskal daerah.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbawa, Saifuddin, S.P, dalam keterangan persnya, Selasa (28/4/2026), mengungkapkan bahwa target pendapatan retribusi yang dibebankan kepada instansinya pada 2026 sebesar Rp2,28 miliar. Hingga periode Januari sampai 27 April 2026, realisasi pendapatan telah mencapai Rp725.255.500 atau sekitar 31,31 persen dari target.

Menurutnya, sumber PAD terbesar berasal dari retribusi pemakaian kekayaan daerah yang terealisasi sebesar Rp612.855.500. Selain itu, retribusi rumah potong hewan (RPH) juga menunjukkan capaian signifikan sebesar Rp102.400.000 atau 39,29 persen dari target.

“Retribusi holding ground masih menjadi primadona dengan capaian Rp510.370.000 dalam empat bulan terakhir. Disusul retribusi laboratorium veteriner sebesar Rp83.767.500, layanan Puskeswan dan klinik Rp6.643.000, suci hama Rp11.075.000, serta straw exotic Rp1 juta,” ujar Saifuddin.

Ia juga memaparkan aktivitas pemotongan hewan di RPH selama periode tersebut, yang mencatat sebanyak 1.530 ekor sapi, 561 ekor kerbau, dan 1 ekor kuda. Data ini menunjukkan tingginya aktivitas sektor peternakan yang turut berkontribusi terhadap peningkatan retribusi daerah.

Dengan capaian tersebut, Saifuddin menyatakan optimisme bahwa target pendapatan tahun 2026 dapat tercapai. Pihaknya berkomitmen untuk terus memaksimalkan potensi retribusi yang ada melalui peningkatan pelayanan dan optimalisasi objek-objek pendapatan.

“Melihat tren realisasi saat ini, kami optimistis target dapat tercapai hingga akhir tahun dengan terus menggenjot potensi retribusi yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts