PWI–AMMAN Dukung Peningkatan Kualitas Wartawan se-Pulau Sumbawa

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA– Kolaborasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) menjadi salah satu kunci sukses penyelenggaraan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) wartawan se-Pulau Sumbawa. Dukungan perusahaan tambang tembaga dan emas tersebut menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kapasitas, profesionalisme, dan integritas insan pers di daerah.

OKK yang berlangsung selama dua hari, 24 hungga 25 Oktober 2026, di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa ini diikuti 51 peserta dari lima kabupaten di Pulau Sumbawa. Kegiatan perdana yang menjangkau wartawan se-Pulau Sumbawa tersebut turut mendapat dukungan Yellow Villa serta dihadiri langsung jajaran PWI Pusat dan pengurus lengkap PWI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Penyelenggaraan OKK ini tidak hanya menjadi agenda penguatan organisasi, tetapi juga ruang peningkatan kompetensi wartawan dalam menjalankan fungsi pers secara profesional dan bertanggung jawab.

Bagi PWI Kabupaten Sumbawa, dukungan AMMAN memiliki arti strategis. Peningkatan kualitas jurnalistik membutuhkan komitmen organisasi profesi sekaligus kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, agar wartawan memiliki kesempatan memperluas pengetahuan dan memperkuat kapasitas profesionalnya.

Ketua PWI Kabupaten Sumbawa, Zainuddin, SH., menyampaikan apresiasi kepada AMMAN yang telah mendukung pelaksanaan OKK tersebut. Menurutnya, keterlibatan mitra seperti AMMAN merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia pers di Pulau Sumbawa.

Ia menilai, peningkatan kompetensi wartawan merupakan investasi penting bagi kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah. Pers yang profesional dibutuhkan untuk menyampaikan informasi secara akurat, mengedukasi masyarakat, menjalankan fungsi kontrol sosial, serta mengawal kepentingan publik.

“Dukungan AMMAN sangat berarti bagi PWI Sumbawa dalam menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas wartawan. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin untuk mendorong lahirnya wartawan yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Jen, akrabnya disapa menegaskan, kemitraan tersebut tidak semata-mata dilihat dari terlaksananya sebuah kegiatan, melainkan dari kontribusinya terhadap peningkatan kualitas wartawan. Dengan bekal pengetahuan dan pemahaman yang memadai, wartawan diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas serta memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

Menurutnya, kemitraan antara organisasi profesi dan dunia usaha perlu dibangun di atas semangat saling mendukung dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dengan tetap menghormati independensi pers dan kebebasan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Dalam konteks tersebut, dukungan AMMAN terhadap OKK menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat ekosistem pers yang sehat di Pulau Sumbawa. PWI tetap menjalankan fungsi dan tanggung jawab profesinya secara independen, sementara kolaborasi dengan mitra diharapkan membuka lebih banyak ruang bagi pengembangan kompetensi wartawan.

“Kami berharap dari kegiatan ini, lahir wartawan yang tidak hanya memahami organisasi, tetapi juga memiliki kompetensi yang memadai, menjunjung tinggi etika, dan mampu menghadirkan informasi yang akurat serta berimbang,” ujarnya.

Selain AMMAN, PWI Sumbawa juga menyampaikan terima kasih kepada Yellow Villa, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, jajaran PWI Pusat dan PWI NTB, serta seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Selama pelaksanaan OKK, sebanyak 51 peserta mendapatkan pembekalan 13 materi yang mencakup kompetensi, etika, regulasi, dan keorganisasian kewartawanan.

Materi tersebut antara lain Standar Kompetensi Wartawan (SKW) jenjang Muda, Madya, dan Utama, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), sejarah PWI, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pedoman Pemberitaan Media Siber, serta Pedoman Pemberitaan Ramah Anak.

Pembekalan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai standar profesi, tanggung jawab moral, serta ketentuan yang harus dipatuhi dalam menghasilkan karya jurnalistik. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts