URETHRITIS PADA WANITA  SERING TERJADI PADA PENGANTIN BARU

Oleh

Dr.A.A.G.Kosala Putra

DOKTER PEMBINA

Motto : Ketika sakit Tuhanlah yang menyembuhkan. Mencegah lebih baik daripada mengobati

 

Sabtu dimalam minggu yang lalu, dipraktek pribadi saya mendapat kunjungan pasien seorang wanita muda usia duapuluhan, yang masuk keruang praktek dituntun oleh seorang pria yang lumayan ganteng, sepadan dengan wanita muda pasien saya tersebut yang walaupun sambil meringis menahan sakit dan jalan terbungkuk sedikit pengkar seperti ada yang mengganjal diperut bagian bawahnya, masih tampak cantik.

Rupa-rupanya mereka adalah “Pasangan pengantin baru“.

Dan setelah melalui wawancara medis (anamnesa), yang ditingkahi dengan ulah malu-malu kucing dan saling menyuruh untuk menceritakan kronologis kejadiannya sehingga menyebabkan mereka datang ke praktek saya, dimana rupa-rupanya sakitnya itu timbul seminggu setelah malam pengantinnya.

Dan dari anamnesa lebih lanjut ternyata mereka melakukan hubungan suami istri seringkali dalam keadaan sang pengantin wanita belum siap dan sedikit kelelahan, sementara pengantin prianya terlalu bersemangat. Disamping seringkali setiap habis berhubungan suami istri tersebut selalu menahan kencing karena malas untuk bangun membersihkan diri terutama organ vitalnya, karena menurut mereka kebetulan kamar mandi toiletnya berada relatih berjauhan dengan kamar mereka.

Setelah saya lakukan pemeriksaan sebagaimana mestinya, akhirnya saya simpulkan pasien saya tersebut menderita peradangan dan infeksi pada kantung dan saluran kencing bagian bawahnya.

 

INFEKSI SALURAN DAN KANDUNG KENCING PADA WANITA

BAGAIMANA GEJALANYA ?

Infeksi saluran kencing atau ISK adalah infeksi bakteri yang menyerang daerah saluran kencing pada tubuh.

Infeksi ini bisa terjadi karena kuman masuk kedalam saluran kencing dan bergerak keatas kekandung kencing, bahkan mungkin bisa berlanjut sampai ke saluran kencing bagian atas (Ureter) dan ginjal.

Anyang-anyangan merupakan salah satu gejala terjadinya infeksi saluran kencing.

Berikut ini adalah beberapa gejala lainnya :

– Sering merasa ingin kencing

– Jika sudah kencing, air kencing yang dikeluarkan tidak akan keluar banyak dan

– Disertai rasa sakit

– Air kencing bisa berwarna keruh atau kadangkala bisa seperti darah

– Air kencing berbau tidak sedap

– Perut bagian bawah atau kemaluan akan terasa kramp atau tidak nyaman

– Seringkali disertai demam

 

APA SAJA PENYEBABNYA ?

1. Bakteri Escherichia coli.

Bakteri ini adalah yang paling sering menjadi penyebab infeksi saluran kencing.

Untuk mencegahnya, yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan pada daerah kewanitaan dan mengurangi pemakaian panty liner. Dan dianjurkan para wanita untuk cebok dengan cara yang benar yaitu dari arah depan kebelakang ( dari arah vagina kearah anus ). BUKAN SEBALIKNYA.

2. TIDAK BUANG AIR KECIL atau TIDAK KENCING SETELAH BERHUBUNGAN SEKSUAL.

3. KURANG MINUM AIR.

Dengan kurang minum, ginjal akan kekurangan cairan, padahal untuk dapat berfungsi dengan baik ginjal membutuhkan cukup cairan. Akibatnya air kencing menjadi lebih pekat dan penderitanya menjadi lebih jarang kencing. Nah kekurangan cairan pada ginjal inilah yang memancing bakteri tersebut diatas untuk dating menyerang sehingga terjadilah infeksi saluran kencing.

 

BAGAIMANA CARA PENCEGAHANNYA ?

– Biasakan membersihkan kelamin dengan air bersih

– Jika membasuh vagina, lakukan dari arah depan kebelakang, hal ini agar bakteri dari anus tidak diantarkan menyebar kedaerah vagina dan saluran kencing

– Selalu ganti pakaian dalam setiap hari atau dua kali sehari

– Jangan biasakan menahan kencing

– Minum air putih yang cukup, minimal 8 gelas dalam sehari

– Biasakan buang air kecil atau kencing sebelum dan sesudah berhubungan seksual.

SEKIAN

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts