PENYEBAB UTAMA dan PENANGANAN YANG BENAR NYERI PADA TUMIT 

Oleh: dr.A.A.G.Kosala Putra

Penulis adalah Dokter Pembina Madya

Motto : Ketika sakit, TUHAN-lah yang menyembuhkan. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Jumat sore dipenghujung bulan yang lalu, di kamar praktik pribadi yang sudah lebih dari tigapuluh tahun saya jalani ini, secara berurutan saya mendapat kunjungan empat orang pasien dengan keluhan utama yang nyaris sama persis, yaitu NYERI PADA TUMIT yang dideritanya sudah cukup lama dan sering kumat-kumatan.

Pasien-pasien tersebut dua orang dengan usia limapuluhan, yang dua orang lagi berusia empatpuluhan.

Mereka terdiri dari satu orang wanita dan tiga orang laki-laki.

Yang satu orang malah tampak dipapah waktu masuk ruang periksa karena menderita nyeri yang hebat dan tampak kakinya bengkak.

PENYEBAB UTAMA NYERI TUMIT

Memang belakangan ini banyak sekali dari kalangan masyarakat yang mengeluhkan bagian tumitnya sakit atau nyeri sekali.

Sakit atau nyeri yang dirasakan pada kaki bagian tumit ini seringkali dikaitkan dengan ASAM URAT.

Setiap kali ada yang mengeluhkan sakit pada tumitnya, maka orang yang mendengarnya pasti akan menjawab dengan lantang bahwa penyebabnya adalah karena ASAM URAT.

Padahal, belum tentu itu penyebabnya.

Lalu, apakah sebenarnya yang menyebabkannya ?

Secara umum dapat saya jelaskan sebagai berikut :

Kaki kita terdiri dari susunan beberapa tulang.

Dari beberapa tulang yang menyusun kaki, tulang yang paling besar adalah tulang tumit.

Setiap manusia mempunyai tonjolan ditempat melekatnya tendon yang biasa disebut URAT OTOT.

Bisa dikatakan bahwa tendon adalah merupakan AWAL dn AKHIR dari sebuah serabut otot.

Dan TENDON ini berperan sebagai penyambung antara tulang yang satu dengan tulang lainnya.

Karena adanya hubungan antara tulang-tulang inilah yang memungkinkan kita bisa melakukan sebuah gerakan tulang dengan melalui persendian yang kita miliki.

Ini pula yang menyebabkan kita bisa melakukan berbagai gerakan atau kegiatan.

Begitu pula dengan tumit kita.

Tumit kita memiliki banyak sekali tendon.

Dan tumit adalah tempat kita bertumpu.

Ketika kita dalam posisi berdiri maka semua beban tubuh kita tertumpu pada tumit. Entah kita hanya sekedar berdiri ataukah dalam melangkah atau berjalan dan berlari, semuanya ditopang oleh bagian tubuh yang bernama TELAPAK KAKI, termasuk didalamnya adalah TUMIT.

Tumit yang sakit bisa disebabkan oleh berbagai hal.

Misalnya oleh karena kadar ASAM URAT dalam darah terlalu tinggi.

Apabila kadar asam urat ini terlalu tinggi, akan menyebabkan terbentuknya endapan atau timbunan Kristal asam urat.

Nah,yang menyebabkan rasa nyeri atau sakit yang hebat pada kaki itu adalah endapan Kristal-kristal itu.

Apabila dibiarkan dan mengandap terlalu lama, maka endapan tersebut akan membentuk suatu benjolan yang dalam kalangan medis disebut TOPHUS atau TOPHI.

Selain asam urat tadi, bisa pula menyebabkan rasa nyeri hebat pada tumit yang disebabkan oleh adanya suatu tonjolan pada tumit yang mana tonjolan ini bisa mengalami penekanan pada urat-urat yang menghubungkannya.

Disamping itu BERAT BADAN yang melebihi batas normal juga bisa menyebabkan rasa sakit yang hebat.

Juga kebiasaan menggunakan sepatu atau sandal alas kaki yang berhak tinggi, juga bisa menyebabkan nyeri atau sakit pada telapak kaki, terutama tumit.

Pengeropasan atau pengapuran tulang tumit, juga bisa sebagai penyebab terjadinya Nyeri Tumit.

PENANGANANNYA, LAKUKAN FISIOTERAPI.

Apabila rasa sakit atau nyeri tumit sudah benar-benar tidak tertahankan, sebaiknaya dilakukan FISIOTERAPI pada daerah telapak kaki dan tumit yang sakit, yang bisa dilakukan di Rumah Sakit atau di tempat praktek saya, yang dalam hal ini dibantu oleh seorang FISIOTERAPIS.

Lalu BAGAIMANA PENCEGAHANNYA ?

Pada saat terbangun dari tidur, usahakan untuk tidak langsung menginjakkan kaki ke lantai.

Sebelum menginjakkan kaki kelantai ada baiknya menggosokkan kedua kaki dengan tujuan agar kedua telapak kaki menjadi hangat. Sesudah itu barulah pijakkan kaki kelantai.

Apabila melakukan perjalanan jauh dengan berjalan kaki, haruslah selingi dengan istirahat sejenak, artinya jangan memaksakan kaki untuk berjalan secara terus menerus.

Jangan lupa untuk melakukan cek-up atau pemeriksaan laboratorium secara berkala meliputi pemeriksaan : Gula Darah, Kadar Kolesterol atau Lemak darah dan Kadar Asam Urat dalam darah.

Selanjutnya atur POLA MAKAN dengan GIZI SEIMBANG sehingga berat badan bisa tetap stabil pada BERAT BADAN IDEAL.

S E K I A N

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts