Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja, AMNT Diminta Latih Warga Lokal

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA– Pemerintah Kabupaten Sumbawa, meminta PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) terlibat dalam pelatihan tenaga kerja lokal, untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia pada proyek tambang Elang 2027 mendatang. Langkah ini dinilai penting, agar masyarakat setempat memiliki kompetensi sesuai kualifikasi pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, H. Khaeruddin, S.E., M.Si, Kamis (15/10/2026), mengatakan proyek Elang yang akan dilaksanakan PT AMNT berpotensi membuka lapangan kerja dalam jumlah besar. Berdasarkan hasil konsultasi publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) proyek tersebut, perusahaan membutuhkan sekitar 4.000 tenaga kerja pada tahap awal.

Kebutuhan itu diproyeksikan terus meningkat hingga mencapai 20.000 tenaga kerja pada 2030 mendatang. Besarnya kebutuhan tersebut menjadi peluang bagi masyarakat Sumbawa, untuk mendapatkan pekerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Secara angka, penyerapan tenaga kerja sangat signifikan,” kata Khaeruddin.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mempersiapkan tenaga kerja sejak dini agar masyarakat lokal dapat mengambil bagian dalam peluang kerja tersebut. Pemda Sumbawa juga perlu membangun posisi tawar dengan perusahaan, sehingga kebutuhan tenaga kerja dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat setempat.

Untuk mendukung persiapan tersebut, Disnakertrans Kabupaten Sumbawa sedang mengembangkan aplikasi pendataan tenaga kerja lokal. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengunggah data diri beserta informasi mengenai pendidikan, keterampilan, dan kualifikasi pekerjaan yang dimiliki.

Pendataan tersebut akan membantu pemerintah daerah memetakan kemampuan tenaga kerja lokal. Dengan demikian, Pemda Sumbawa dapat mengetahui ketersediaan sumber daya manusia, sekaligus mengidentifikasi kesenjangan kompetensi yang perlu ditingkatkan.

Setelah memperoleh data tenaga kerja lokal, Disnakertrans akan mengundang PT AMNT untuk memberikan gambaran mengenai jenis pekerjaan yang tersedia beserta kualifikasi yang dipersyaratkan. Informasi tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyiapkan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Khaeruddin menegaskan, perusahaan tambang perlu mengambil bagian dalam peningkatan keterampilan masyarakat lokal. Menurutnya, pemerintah daerah tidak cukup hanya mendata pencari kerja, tetapi juga harus memastikan mereka memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia industri.

“Saya mempelajari beberapa daerah tambang, itu memang harus ada keterlibatan perusahaan tambang untuk mendidik, atau melatih warga lokal, agar memenuhi kualifikasi yang diinginkan,” ujarnya.

Ia menilai, keterlibatan perusahaan dalam pelatihan akan membantu mempertemukan kebutuhan industri dengan kemampuan tenaga kerja di daerah. Melalui pola tersebut, masyarakat Sumbawa memiliki kesempatan lebih besar untuk mengisi posisi yang tersedia, termasuk pekerjaan yang membutuhkan keterampilan khusus.

Karena itu, Pemda Sumbawa perlu memperoleh gambaran yang jelas mengenai kebutuhan tenaga kerja proyek Elang. Pemerintah daerah juga perlu mengetahui jenis keahlian yang paling dibutuhkan, jenjang pendidikan yang disyaratkan, serta kompetensi teknis yang harus dimiliki calon pekerja.

Khaeruddin menjelaskan, Pemda Sumbawa tidak dapat membatasi masuknya tenaga kerja dari luar daerah. Perusahaan memiliki kebutuhan tenaga kerja berdasarkan kualifikasi tertentu, sehingga ketersediaan pekerja lokal yang kompeten menjadi faktor penting dalam proses perekrutan.

Untuk mengantisipasi persaingan tersebut, pemerintah daerah mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja lokal melalui pendataan dan pelatihan yang terarah. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Pemda Sumbawa untuk memperkuat posisi tawar ketika berkoordinasi dengan PT AMNT.

Ia berharap, peningkatan kompetensi masyarakat dapat mendorong perusahaan memberikan porsi penyerapan tenaga kerja lokal yang lebih besar. Dengan begitu, masyarakat Sumbawa tidak hanya menjadi penonton dalam pengembangan proyek tambang Elang. Tetapi, juga memiliki kesempatan untuk terlibat langsung sesuai kemampuan dan kualifikasi yang dibutuhkan. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts