Pilar Muda Dorong Sumbawa Hijau Lestari

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA— Generasi muda di Kabupaten Sumbawa mendorong pemerintah daerah memperkuat kebijakan pembangunan berkelanjutan melalui 16 rekomendasi yang disampaikan dalam Public Hearing Sekolah Pilar Muda di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, Wakil Ketua Badan Anggaran MPR RI sekaligus Ketua Komite Sekolah Pilar Muda H. Johan Rosihan, pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, jajaran pemerintah daerah, serta delegasi pelajar dan komunitas kepemudaan dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa.

Dalam forum itu, para delegasi Sekolah Pilar Muda menyampaikan sejumlah rekomendasi kebijakan yang berfokus pada isu lingkungan hidup, pertanian berkelanjutan, konservasi sumber daya alam, pengelolaan sampah, mitigasi perubahan iklim, hingga pelibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.

Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot mengapresiasi gagasan yang disampaikan para peserta. Menurut dia, rekomendasi tersebut menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap masa depan daerah dan kelestarian lingkungan.

“Rekomendasi yang disampaikan sejalan dengan program Pemerintah Daerah, khususnya Program Sumbawa Hijau Lestari. Kami berkomitmen menjaga lingkungan agar tidak mewariskan hutan yang rusak kepada generasi mendatang,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, upaya menjaga dan memulihkan kawasan hutan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk mengembalikan hutan Sumbawa menjadi hijau kembali. Keberlangsungan lingkungan hari ini akan menentukan masa depan anak cucu kita,” katanya.

Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Hutan yang bekerja selama 24 jam untuk menjaga kawasan hutan dari kerusakan maupun aktivitas ilegal.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus menggencarkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon di sejumlah wilayah yang dinilai mulai menunjukkan hasil positif.

Untuk memperkuat program tersebut, Pemkab Sumbawa berencana kembali mengalokasikan anggaran penyediaan bibit pohon gratis bagi masyarakat pada tahun mendatang.

“Bibit pohon ini nantinya tidak hanya untuk penghijauan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Program ini akan terus kami lanjutkan demi mewujudkan Sumbawa yang hijau dan lestari,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Anggaran MPR RI, H. Johan Rosihan mengatakan Sekolah Pilar Muda merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap tata kelola daerah dan pelestarian lingkungan.

Menurut dia, keterlibatan anak muda dalam merumuskan gagasan pembangunan menjadi modal penting untuk menciptakan kebijakan yang berkelanjutan dan berpihak pada masa depan.

“Sekolah Pilar Muda menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami tata kelola daerah dan lingkungan. Kami berharap rekomendasi yang lahir dari forum ini tidak berhenti sebagai diskusi, tetapi dapat diwujudkan bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Johan. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts