Wabup Sumbawa Tegaskan MBG Diawasi dan Diaudit BPK

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA- Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta berada dalam pengawasan ketat, termasuk audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Penegasan tersebut disampaikan saat meresmikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Usar Mapin di Kecamatan Alas Barat, Senin (18/5/2026). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya layanan Program MBG di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Drs. H. Mohamad Ansori mengatakan Program MBG merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang harus dijalankan secara serius, transparan, dan bertanggung jawab.

“Program ini dari rakyat untuk rakyat. Dilaksanakan saja masih ada yang mengkritik, tetapi itu tidak apa-apa sebagai bahan perbaikan pelaksanaan ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan SOP yang jelas dalam pelaksanaan Program MBG. Selain itu, penggunaan anggaran program tersebut juga akan diawasi secara ketat oleh aparat pengawasan dan lembaga audit negara.

“Pak Presiden sudah tegas mengatakan jangan mencuri atau korupsi dari program ini. Karena itu pelaksanaannya harus sesuai aturan dan akan diaudit oleh BPK,” tegasnya.

Menurut Wabup, keberadaan SPPG tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Ia menjelaskan, relawan yang dilibatkan dalam operasional SPPG minimal 30 persen berasal dari masyarakat lokal kelompok Desil 1, 2, 3, dan 4. Kebijakan tersebut bertujuan membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat desa.

Selain itu, Wabup juga mendorong agar Program MBG dapat terintegrasi dengan Program Koperasi Desa Merah Putih. Dengan pola tersebut, koperasi desa diharapkan mampu menjadi pemasok kebutuhan pangan bagi operasional SPPG.

“Kalau kebutuhan pangan dipasok dari desa sendiri, maka perputaran ekonomi akan tetap berada di desa dan dapat memperkuat kemandirian pangan masyarakat,” katanya.

Peresmian SPPG Usar Mapin turut dihadiri anggota DPRD daerah pemilihan Alas Barat dan sekitarnya, Camat Alas Barat, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Usar Mapin, para kepala desa dan kepala sekolah se-Kecamatan Alas Barat, perwakilan perbankan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Sementara itu, Kepala SPPG Usar Mapin, M. Chairul Imam Viery, S.I.Kom., mengatakan SPPG tersebut akan melayani sekitar 2.800 penerima manfaat dengan dukungan 48 relawan.

Pada kesempatan yang sama, PIC Yayasan Celebes Berdiri Sejahtera, Kaharuddin A.Md.Ak., menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan masyarakat terhadap pelaksanaan program tersebut.

Keberadaan SPPG Usar Mapin diharapkan menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung program nasional MBG sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa di wilayah Alas Barat. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts