Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA— Tiga desa di Kabupaten Sumbawa dipastikan memperoleh program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Penyangga Tahun 2026 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI). Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat S.Pi., M.T., berdasarkan surat resmi Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP-RI tertanggal 27 April 2026.
Rahmat Hidayat S.Pi., M.T. menjelaskan, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengusulkan delapan desa sebagai calon lokasi program KNMP. Usulan tersebut telah melalui tahapan survei awal oleh tim teknis KKP-RI pada awal April 2026.
“Dari delapan desa yang diusulkan, tiga desa telah mendapat persetujuan untuk tahap ketiga program KNMP Penyangga 2026,” ujarnya dalam keterangan pers di ruang kerjanya, Selasa (28/4/2026).
Adapun tiga desa yang dimaksud yakni Desa Labuhan Alas (Kecamatan Alas), Desa Labuhan Mapin (Kecamatan Alas Barat), dan Desa Pulau Kaung (Kecamatan Buer). Ketiganya dinilai memenuhi kriteria prioritas untuk pengembangan kawasan nelayan terpadu.
Menurut Rahmat Hidayat S.Pi., M.T., dalam waktu dekat tim teknis KKP-RI akan kembali turun ke lapangan guna melakukan survei lanjutan, khususnya pemetaan topografi. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan dokumen Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pembangunan infrastruktur KNMP.
“Survei lanjutan ini bertujuan memastikan kesiapan lokasi sekaligus mendukung perencanaan teknis pembangunan,” katanya.
Untuk memastikan kelanjutan usulan tersebut, sebelumnya Rahmat Hidayat bersama Asisten II Setda Sumbawa Lalu Suharmaji Kertawijaya, S.T., M.T. dan Kabid Perikanan Tangkap, H. Burhanudin S.Pi. telah melakukan koordinasi langsung dengan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP-RI di Jakarta.
Sementara itu, terkait lima desa lainnya yang belum masuk tahap ketiga, Rahmat Hidayat menyatakan tetap optimistis usulan tersebut dapat direalisasikan pada tahap berikutnya. Ia menegaskan bahwa program KNMP dilaksanakan dengan skema multiyears (tahun jamak), sehingga peluang pengembangan masih terbuka.
Optimisme tersebut, lanjutnya, juga didukung oleh keberhasilan pelaksanaan program KNMP di Sumbawa pada tahap sebelumnya. Pada 2025, pembangunan KNMP di Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas, telah rampung. Sedangkan untuk tahap kedua tahun 2026, pembangunan KNMP di Desa Labuhan Sangoro, Kecamatan Maronge, saat ini tengah berlangsung.
“Dengan capaian yang ada, kami yakin program ini akan terus berlanjut dan menjangkau desa-desa lainnya di Sumbawa,” ujarnya.
Program KNMP merupakan salah satu prioritas nasional dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan infrastruktur, sarana-prasarana, serta fasilitas pendukung bagi nelayan. Pemerintah daerah berharap kehadiran program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat sektor perikanan di wilayah tersebut. (DS/02)

