Perkuat Literasi Guru PAUD, Sumbawa Ikut FGD NTB

Dinamikasumbawa.com

Sumbawa Besar, GaungNusra – Kabupaten Sumbawa berpartisipasi dalam Forum Diskusi Terpumpun (FGD) Penguatan Ekosistem Pendidikan melalui Kolaborasi Peningkatan Kompetensi Literasi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang diselenggarakan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Provinsi Nusa Tenggara Barat di Hotel Prime Park Mataram.

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Fokus utama pembahasan adalah penguatan kompetensi literasi guru PAUD sebagai fondasi penting dalam menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini.

Kabupaten Sumbawa mengirimkan sejumlah perwakilan yang terdiri atas Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, serta organisasi mitra pendidikan, yakni HIMPAUDI Kabupaten Sumbawa, IGTKI Kabupaten Sumbawa, dan IGRA Kabupaten Sumbawa.

Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai strategi untuk meningkatkan kompetensi literasi guru PAUD, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta merumuskan langkah-langkah konkret guna menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kemampuan literasi anak.

Selain bertukar pengalaman, peserta juga mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi satuan PAUD dalam menerapkan pembelajaran berbasis literasi. Berbagai inovasi yang telah diterapkan di sejumlah daerah turut menjadi bahan pembelajaran bersama untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini.

Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi literasi guru memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan mampu berpikir kritis sejak dini.

Menurutnya, keberhasilan penguatan literasi anak tidak hanya bergantung pada guru, tetapi juga memerlukan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, organisasi profesi hingga masyarakat.

“Peningkatan kompetensi literasi guru merupakan salah satu kunci dalam membangun generasi yang berkualitas. Karena itu diperlukan komitmen dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung program peningkatan kapasitas pendidik PAUD,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa yang diwakili Kepala Seksi Kurikulum PAUD dan PNF, Iman Wahyuddin, SH, mengatakan hasil-hasil diskusi dalam forum tersebut akan menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan mengembangkan program pembinaan guru PAUD.

Ia menilai kolaborasi yang terbangun melalui forum tersebut dapat mempercepat terwujudnya ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kapasitas tenaga pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang.

Melalui forum ini, seluruh peserta berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dalam meningkatkan kompetensi literasi guru PAUD. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini serta mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia yang berdaya saing di masa depan. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts