Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Empat jabatan Kepala Oragnisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang sebelumnya kosong, akhirnya terisi. Selain itu, sebanyak enam orang guru, dilantik menjadi kepala sekolah. Para pejabat ini ditetapkan mengisi jabatan tersebut, dalam pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan, yang dilaksanakan di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (6/5/2026).
Keempat Kepala OPD dimaksud antara lain, Kaharuddin, S.E., M.Ec.Dev sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Drs. Iwan Sofian sebagai Kepala Dinas Sosial (Disos), Khaeruddin, S.E., M.Si sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), dan Ulumuddin, S.E, sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Sementara itu, Andriani, S.Pd., M.Pd, dilantik sebagai Kepala SMPN 3 Sumbawa, Dwi Handayani, S.Pd.SD, dilantik sebagai SDN Empan Kecamatan Labuhan Badas, Alif Sukarno, S.Pd, dilantik sebagai SMPN 1 Moyo Utara, Nurmiati, S.Pd, sebagai Kepala SDN Pelita Kecamatan Moyo Hulu, Moh Topan Putra Jaya, S.Pd, sebagai Kepala SMPN 3 Kecamatan Unter Iwes, dan Muhammad Jafar, S.Pd, sebagai SMPN 3 Lopok Kecamatan Lopok.
Pelantikan dipimpin oleh Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot didampingi Wakil Bupati, Drs. H. Mohamad Ansori. Turut hadir, Sekretaris Daerah (Sekda), Kapolres, Dandim, Kajari, Pimpinan DPRD, hingga Kepala OPD Lingkup Pemerintah Daerah Sumbawa.
Bupati Sumbawa menyampaikan, pelantikan ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam melakukan penyegaran organisasi, memperkuat tata kelola birokrasi, serta mengakselerasi pencapaian target pembangunan daerah. Pelantikan ini, sudah melalui mekanisme sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Prosesnya sudah cukup panjang, terutama pengisian 4 kepala OPD yang lowong sudah kita pansel. Tapi proses mendapatkan pertek cukup panjang, sehingga pelantikannya selalu mundur, dan akhirnya hari ini kita lantik,” katanya.
Bupati berharap, agar para pejabat yang baru dilantik berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas birokrasi. Pejabat yang baru juga diharapkan dapat memperkuat profesionalisme aparatur, serta memastikan pelaksanaan program pembangunan daerah berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat Sumbawa. (DS/02)

