Sempat Tertunda, RSUD Sering Kembali Dapat Rp120 Miliar

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA– Perjuangan Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengamankan dukungan pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa di Sering, Kecamatan Unter Iwes, akhirnya membuahkan hasil. Setelah sempat tersingkir dari daftar pembangunan di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tahun ini, proyek rumah sakit tersebut kembali mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp120 miliar untuk tahun 2027.

Dukungan anggaran tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi pemerintah daerah. Pasalnya, keberlanjutan pembangunan RSUD Sering sebelumnya sempat menghadapi kendala, setelah usulan proyek tersebut tidak lagi masuk dalam daftar pembangunan Kemenkes. Namun, melalui komunikasi dan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, Pemkab Sumbawa berhasil memperjuangkan kembali usulan tersebut.

Dukungan senilai Rp120 miliar itu diperoleh melalui audiensi Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Dante Saksono Harbuwono. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sumbawa didampingi pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa dan Kepala Dinas Kesehatan.

Dari total anggaran yang disiapkan, pemerintah pusat mengalokasikan Rp100 miliar untuk pembangunan fisik rumah sakit. Sementara Rp20 miliar lainnya diperuntukkan bagi pengadaan alat kesehatan sebagai penunjang pelayanan medis.

Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, dalam keterangan resminya, Kamis (5/11/2026), mengungkapkan kembalinya dukungan Kemenkes terhadap pembangunan RSUD Sering tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah, dalam membangun komunikasi dengan pemerintah pusat. Pemkab Sumbawa terus mengawal usulan tersebut, agar kembali mendapatkan perhatian dan masuk dalam prioritas pembangunan sektor kesehatan.

Menurutnya, dukungan anggaran ini menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan rumah sakit dapat berlanjut pada 2027. Pemerintah daerah juga memandang keberadaan RSUD Sering sebagai kebutuhan strategis, untuk memperkuat infrastruktur pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa.

“Dukungan ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat penyelesaian pembangunan RSUD Sering sekaligus memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sumbawa,” ujarnya.

Jarot berharap, dukungan pemerintah pusat tersebut dapat memperlancar tahapan pembangunan, baik dari sisi pekerjaan fisik maupun pemenuhan kebutuhan peralatan medis. Sebab, keberadaan bangunan rumah sakit harus diikuti dengan kesiapan fasilitas kesehatan yang memadai, agar mampu memberikan pelayanan secara optimal.

Alokasi Rp100 miliar untuk pembangunan fisik diharapkan dapat mendorong kelanjutan pekerjaan konstruksi RSUD Sering. Sementara dukungan Rp20 miliar untuk alat kesehatan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan fasilitas pelayanan medis ketika rumah sakit mulai beroperasi.

Jarot juga berharap pembangunan RSUD Sering berjalan sesuai rencana, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih luas dan berkualitas. Kehadiran rumah sakit tersebut, diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terhadap fasilitas kesehatan yang memadai di Kabupaten Sumbawa. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts