Realisasi Tanam Sumbawa Tembus 98 Persen

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA– Realisasi tanam padi dan palawija di Kabupaten Sumbawa menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan. Hingga akhir Mei 2026, luas tanam telah mencapai 71.852 hektare atau 98,04 persen dari target tanam tahun 2026 yang ditetapkan seluas 73.281 hektare.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ni Wayan Rusmawati, M.Si, dalam keterangan persnya, Rabu (17/6/2026), mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras petani yang tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, capaian tersebut tergolong luar biasa karena periode tanam masih menyisakan waktu sekitar empat bulan hingga September 2026. Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis target tanam yang telah ditetapkan tidak hanya tercapai, tetapi juga berpeluang terlampaui.

“Realisasi tanam padi dan palawija hingga Mei sudah mencapai 98,04 persen dari target. Sementara masa tanam masih berlangsung hingga September, sehingga kami optimistis target yang ditetapkan dapat terlampaui,” ujarnya.

Ni Wayan Rusmawati menjelaskan, tingginya realisasi tanam tahun ini dipengaruhi sejumlah faktor pendukung. Selain kondisi iklim dan cuaca yang relatif baik, harga hasil pertanian yang menguntungkan petani juga menjadi pemicu meningkatnya semangat tanam di berbagai wilayah.

Di samping itu, dukungan pemerintah melalui berbagai program pertanian turut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan luas tanam. Program tersebut antara lain bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), pembangunan jaringan irigasi perpompaan dan perpipaan, kegiatan optimasi lahan, pembangunan serta rehabilitasi cekdam, hingga perbaikan jaringan irigasi yang dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok tani penerima manfaat.

Pemerintah juga menyalurkan bantuan pupuk dan benih untuk mendukung produktivitas pertanian. Sementara itu, serangan hama dan penyakit tanaman selama musim tanam tahun ini relatif ringan sehingga dapat ditangani dengan baik oleh petani bersama petugas lapangan.

“Meningkatnya realisasi tanam dipengaruhi oleh iklim dan cuaca yang cukup baik, harga yang mendukung, bantuan alsintan, pembangunan sarana irigasi, optimasi lahan, bantuan pupuk dan benih, serta serangan hama yang masih dapat dikendalikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ni Wayan Rusmawati menyampaikan bahwa target panen padi dan palawija Kabupaten Sumbawa pada tahun 2026 juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga September 2026, luas panen ditargetkan mencapai 87.557 hektare.

Target tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian target panen tahun 2025 yang tercatat seluas 71.865 hektare. Peningkatan target ini mencerminkan optimisme pemerintah daerah terhadap kinerja sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Kabupaten Sumbawa. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts