Sumbawa dan NTB Perkuat Perlindungan Lingkungan

Dinamikasumbawa.com

MATARAM– Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama, tentang Sinergi Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Hutan dan Lahan, Rehabilitasi Ekologis, serta Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, dan Gubernur NTB, H. Lalu Muhammad Iqbal, di Mataram, Sabtu (6/6/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat perlindungan lingkungan hidup sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua pemerintah berkomitmen meningkatkan sinergi dalam pengelolaan lingkungan hidup, perlindungan hutan dan lahan, rehabilitasi ekologis, serta pengembangan program yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan laju kerusakan lingkungan sekaligus memastikan pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, mengatakan, tantangan lingkungan yang semakin kompleks membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi. Menurutnya, perlindungan lingkungan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai pihak.

“Kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa. Kami meyakini bahwa upaya perlindungan hutan dan lahan, rehabilitasi ekologis, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan harus dilakukan secara kolaboratif agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat saat ini maupun generasi mendatang,” ujarnya.

Bupati menegaskan, Kabupaten Sumbawa memiliki potensi sumber daya alam yang besar sehingga perlu dikelola dengan prinsip keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila aspek ekologis menjadi bagian penting dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan yang dilaksanakan tidak mengabaikan aspek keberlanjutan. Karena itu, kerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB ini menjadi langkah penting untuk memperkuat berbagai program konservasi, rehabilitasi lahan kritis, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang hidup di sekitar kawasan hutan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur NTB H. Lalu Muhammad Iqbal menegaskan pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah dalam menjaga ekosistem yang menjadi aset bersama masyarakat NTB. Ia menilai keberhasilan perlindungan lingkungan sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.

Kesepakatan bersama ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan berbagai program yang terintegrasi antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Program-program tersebut tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan dan rehabilitasi ekologis, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang lebih baik.

Penandatanganan kesepakatan tersebut turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta jajaran Pemerintah Provinsi NTB. Kehadiran para pemangku kepentingan itu menjadi simbol kuat komitmen bersama dalam mengawal pelaksanaan program perlindungan lingkungan, rehabilitasi ekologis, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Sumbawa. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts