Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA—Pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga akhir Juli atau Agustus 2026. Menyikapi hal tersebut, pelaku usaha peternakan di Kabupaten Sumbawa diminta berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang jujur, benar, dan akurat kepada petugas sensus.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa, Saifuddin SP, menegaskan bahwa dukungan dari pelaku usaha sangat penting untuk menyukseskan agenda nasional tersebut.
“Kami mengimbau seluruh pelaku usaha peternakan agar mendukung pelaksanaan sensus ini dengan memberikan informasi yang valid kepada petugas. Data yang akurat akan sangat menentukan kualitas hasil sensus,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan strategis yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memotret kondisi riil perekonomian nasional maupun daerah. Hasil sensus akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Ia menjelaskan, sensus ini mencakup pendataan berbagai aspek usaha, mulai dari struktur dan karakteristik usaha, kinerja, daya saing, hingga permodalan. Selain itu, sektor ekonomi digital dan ekonomi kreatif juga menjadi bagian penting dalam pendataan guna melihat perkembangan ekonomi terkini.
“Melalui sensus ini, potensi ekonomi daerah dapat dipetakan secara komprehensif. Karena itu, partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha, termasuk di sektor peternakan, sangat dibutuhkan,” katanya.
Pelaksanaan sensus akan menjangkau seluruh unit usaha di Indonesia, mulai dari perusahaan besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dengan pengecualian pada sektor pertanian tertentu. Dalam prosesnya, petugas sensus akan melakukan pendataan langsung ke lapangan dengan mendatangi rumah tangga maupun unit usaha. Selain itu, BPS juga menyiapkan opsi pendataan secara daring melalui platform Sensus Ekonomi 2026 Online.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, BPS akan merekrut sekitar 190 ribu petugas survei di seluruh Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas data statistik daerah. Dengan data yang akurat dan terpercaya, diharapkan perencanaan pembangunan ke depan dapat lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (DS/02)

