Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA– Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen memperkuat pilar ketahanan pangan daerah melalui berbagai program strategis. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menggencarkan sosialisasi dan penguatan Brigade Pangan di tingkat kecamatan, seperti yang dilaksanakan di Desa Juru Mapin, Kecamatan Buer, pada Senin (30/3/2026).
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., didampingi jajaran Kepala Tim Kerja (Katimker). Pertemuan ini juga diikuti oleh Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Buer beserta staf, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta pengurus Brigade Pangan Puncak Ngengas dan tenaga pendamping Brigade Pangan.
Kadis Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati menegaskan bahwa pembentukan dan pendampingan intensif terhadap Brigade Pangan merupakan prioritas untuk mendongkrak produktivitas sektor pertanian. Langkah ini dinilai krusial untuk menjamin ketersediaan pangan daerah yang berkelanjutan di tengah berbagai tantangan global.
”Kami memproyeksikan Brigade Pangan ini sebagai motor penggerak utama di lapangan. Tugas mereka sangat strategis, mulai dari mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian yang ada, hingga mendukung percepatan masa tanam dan panen,” urai Wayan Rusmawati.
Lebih lanjut, Wayan Rusmawati menggarisbawahi pentingnya sinergitas total antara penyuluh, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem pertanian Sumbawa. Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif PPL sebagai ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan Brigade Pangan di lapangan.
Kegiatan di Desa Juru Mapin ini secara khusus difokuskan pada penguatan aspek kelembagaan Brigade Pangan Puncak Ngengas. Selain penguatan internal, forum ini juga dimanfaatkan untuk membedah dan menyusun daftar usulan kebutuhan sarana dan prasarana pertanian yang mendesak.
Berdasarkan hasil diskusi, usulan yang mengemuka didominasi oleh kebutuhan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) modern, baik untuk menunjang kegiatan pra-panen maupun pengolahan pasca-panen. Data usulan tersebut akan segera divalidasi dan diproses oleh Dinas Pertanian untuk diteruskan ke Pemerintah Pusat guna mendapatkan dukungan pengadaan.
Wayan Rusmawati mengapresiasi antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh seluruh peserta sosialisasi, terutama para penyuluh dan pengurus Brigade Pangan. Semangat ini menjadi modal sosial yang kuat dalam mendorong keberhasilan program ketahanan pangan di tanah Sumbawa Besar.
“Kami sangat berharap seluruh proses administrasi dan usulan yang diajukan ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam realisasi alsintan, manfaat program Brigade Pangan ini akan benar-benar dirasakan secara nyata oleh para petani kita, yang berujung pada peningkatan kesejahteraan mereka,” pungkasnya. (DS/02)

