Musrenbang RKPD 2027 Tekankan Sinergi Pembangunan dan SDM Unggul

Dinamikasumbawa.com

​SUMBAWA – Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi memulai tahapan krusial perencanaan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara yang berlangsung di Aula La Grande, Senin (30/3), dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.

​Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa visi “Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera” tidak akan tercapai tanpa fondasi yang kokoh pada tiga prinsip utama: People (Manusia), Power (Tata Kelola), dan Planet (Lingkungan). Ketiga pilar ini menjadi kompas bagi 45 program unggulan yang telah dicanangkan pemerintah daerah.

​”Orangnya hebat, pemerintahannya kuat, tetapi kalau alamnya rusak, semuanya akan sia-sia. Karena itu, ketiga prinsip ini harus berjalan seiring,” tegas Bupati Jarot di hadapan jajaran Forkopimda, perwakilan Bappeda NTB, serta mitra pembangunan internasional seperti Australian Aid dan Plan International.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat membuka Musrenbang RKPD Sumbawa 2027.

Secara spesifik, Bupati menyoroti pilar Planet melalui program Sumbawa Hijau Lestari. Ia memberikan peringatan keras terhadap aktivitas yang merusak ekosistem, termasuk melarang penanaman jagung di kawasan hutan negara. Menurutnya, kelestarian lingkungan adalah warisan mutlak bagi generasi mendatang yang tidak boleh dikompromikan oleh kepentingan jangka pendek.

Bupati Sumbawa berharap, forum ini tidak hanya menjadi seremonial administratif, tetapi ruang diskusi teknis yang menghasilkan solusi konkret. Penekanan pada peningkatan kualitas SDM yang kompeten dan digitalisasi tata kelola pemerintahan, diharapkan mampu mendongkrak daya saing daerah di tingkat nasional.

​Di sisi lain, Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., melaporkan bahwa postur perencanaan tahun 2027 diproyeksikan menyentuh angka Rp1,94 triliun. Sekitar 61 persen dari pagu anggaran tersebut dialokasikan untuk belanja pegawai serta sektor pelayanan dasar yang menyentuh langsung masyarakat, yakni pendidikan, kesehatan, dan sosial.

​”Musrenbang ini bertujuan memastikan pembangunan daerah berjalan sinergis dengan agenda nasional dan provinsi, terutama dalam penanganan stunting, mitigasi bencana, hingga hilirisasi sektor peternakan yang menjadi daya tarik investasi baru di Sumbawa,” urai Dedy.

Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., saat menyampaikan laporannya.

Sinergi ini diperkuat oleh paparan Kabid P2EPD Bappeda NTB, Firwansyah, S.Hut., M.Si., yang menyelaraskan RKPD Sumbawa dengan agenda besar “NTB Mendunia”. Fokusnya adalah menghapus kemiskinan ekstrem dan mendorong kemakmuran yang merata di seluruh wilayah fokal pembangunan.

​Dokumen perencanaan yang disusun dalam Musrenbang ini dijadwalkan akan melalui tahap evaluasi di tingkat provinsi pada akhir Mei mendatang sebelum ditetapkan secara resmi sebagai dokumen RKPD Kabupaten Sumbawa Tahun 2027. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts