Dapur Umum Tagana Siap Layani Korban Kebakaran Kalimango

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA— Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Sumbawa memastikan kesiapan penuh dalam mengoperasikan dapur umum bagi korban terdampak kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Layanan ini menjadi salah satu upaya utama untuk menjamin kebutuhan dasar para korban, khususnya makanan siap saji, tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Ketua Tagana Kabupaten Sumbawa, Dedy Susanto, mengatakan dapur umum saat ini beroperasi dengan skema memasak hingga tiga kali dalam sehari. Pada hari ini, jumlah makanan yang disiapkan diperkirakan mencapai 500 hingga 600 bungkus.

“Untuk pagi ini kita siapkan sekitar 200 bungkus dulu. Kalau kurang, nanti kita tingkatkan lagi di siang harinya,” ujar Dedy, Selasa (24/3/2026).

Ia menjelaskan, jumlah produksi makanan bersifat fleksibel, menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Pada hari sebelumnya, jumlah makanan sempat membludak hingga mencapai sekitar 2.000 bungkus, seiring banyaknya relawan yang turut bergotong royong membantu proses distribusi.

Sejak hari pertama penanganan hingga Senin 23 Maret 2026, total sebanyak 2.300 bungkus makanan telah disalurkan kepada warga terdampak kebakaran.

Dedy menambahkan, operasional dapur umum akan mengikuti ketentuan masa tanggap darurat. Pada tahap awal, dapur umum beroperasi selama tiga hari, kemudian dapat diperpanjang hingga tujuh hari, bahkan lebih lama sesuai keputusan Satuan Koordinasi Pelaksana Tugas maupun penetapan status tanggap darurat.

“Sampai kapan pun kami siap,” tegasnya.

Meski demikian, Tagana juga mendorong masyarakat terdampak untuk mulai mengaktifkan dapur mandiri secara bertahap. Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, aktivitas tersebut dinilai dapat membantu proses pemulihan psikologis korban.

“Memang kami arahkan ke dapur mandiri. Ini juga bagian dari trauma healing bagi korban, melalui aktivitas yang mereka lakukan,” jelas Dedy.

Ia menyebutkan, jika dapur mandiri warga telah berjalan optimal, maka operasional dapur umum Tagana akan dihentikan secara bertahap.

Untuk mendukung operasional dapur umum, pasokan logistik seperti bahan makanan, gas, dan kebutuhan lainnya disediakan oleh pemerintah daerah. Dalam pelaksanaannya, Tagana turut dibantu oleh PMI, Pramuka Peduli, serta relawan masyarakat setempat.

Selain membuka dapur umum, Tagana juga terlibat dalam proses asesmen dampak kebakaran, kegiatan gotong royong, distribusi bantuan logistik. Tagana juga membantu pemerintah desa dalam pengemasan bantuan, untuk disalurkan kepada warga terdampak. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts