Banjir Terjang Ropang, Bupati Pastikan Penanganan Segera

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, Minggu (15/3/2026) sore, memicu aliran air deras yang membawa material lumpur dan bebatuan hingga menutup ruas jalan kabupaten Lantung–Ropang di Desa Ropang. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian badan jalan tergerus longsor dan terancam putus.

Material yang terbawa arus tidak hanya menutup badan jalan, tetapi juga merusak gorong-gorong yang berada di kawasan permukiman warga setempat. Akibatnya, akses transportasi masyarakat di jalur tersebut terancam terganggu jika tidak segera dilakukan penanganan.

Camat Ropang, Andry Agung Dewanto, saat dihubungi, Senin (16/3/2026) membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa longsor telah menggerus sekitar setengah badan jalan utama, sehingga kondisinya sangat rawan.

“Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan mengganggu arus transportasi warga, bahkan bisa menyebabkan akses jalan terputus,” ujarnya.

Menurut Andry, berdasarkan temuan di lapangan, salah satu penyebab meluapnya air hingga menggerus badan jalan diduga karena pembangunan duiker oleh dinas terkait yang justru menutup aliran air pada saluran got. Akibatnya, air tidak dapat mengalir secara maksimal dan meluap ke badan jalan.

“Hal ini sudah kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten agar menjadi perhatian dan prioritas dalam pembahasan Musrenbang,” katanya.

Untuk penanganan sementara, Pemerintah Kecamatan Ropang bersama aparat desa dan masyarakat setempat bergotong royong. Yakni dengan membersihkan material lumpur dan bebatuan yang menutup ruas jalan, agar tetap dapat dilalui kendaraan.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyatakan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa telah turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi kerusakan dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Menurutnya, penanganan akan dilakukan secara bertahap, baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Untuk jangka pendek, pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak melalui BPBD dan Dinas Sosial. Pemda Sumbawa juga melibatkan Baznas dalam penyaluran bantuan kemanusiaan.

Adapun penanganan jangka panjang, lanjutnya, akan difokuskan pada perbaikan kualitas hutan di wilayah hulu, guna mengurangi risiko banjir dan longsor. Pemerintah daerah juga akan melibatkan perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut. Agar turut berkontribusi, dalam upaya penanganan dan pemulihan lingkungan.

Terkait kerusakan jalan yang hampir putus, Bupati memastikan penanganannya akan segera dilakukan. Apalagi menjelang Hari Raya Idulfitri, pemerintah berupaya memastikan seluruh akses transportasi tetap dapat dilalui masyarakat.

“Apalagi saat ini menjelang Lebaran. Tidak boleh ada jalan yang terputus agar mobilitas masyarakat tetap lancar,” ujarnya. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts