Tiga Paket Sarana Perikanan Sumbawa Berkontrak

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA- Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar pada tahun 2026 untuk pengadaan sarana perikanan tangkap bagi kelompok nelayan di sejumlah wilayah pesisir.

Anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut diperuntukkan untuk mendukung program bantuan sarana perikanan tangkap yang merupakan bagian dari realisasi program pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Sumbawa serta program direktif pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap, H. Burhanuddin, mengatakan bantuan sarana perikanan tersebut direncanakan untuk 22 kelompok nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB).

“Bantuan ini akan dimanfaatkan oleh 22 kelompok nelayan penerima yang tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Utan, Labuan Badas, Alas, Alas Barat, Tarano, Lape, Plampang, dan Buer,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, pengadaan sarana perikanan tangkap pada tahun ini dilakukan melalui sistem e-catalog untuk memastikan proses pengadaan berjalan transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sejumlah sarana yang akan disediakan dalam program tersebut meliputi sampan berukuran tujuh meter, mesin ketinting, mesin diesel, mesin tempel, jaring nilon, serta jaring tasi yang dibutuhkan oleh kelompok nelayan dalam menunjang aktivitas penangkapan ikan.

Namun demikian, hingga pertengahan Maret 2026, dari sejumlah paket pengadaan yang direncanakan, baru tiga paket kegiatan yang telah memasuki tahap kontrak.

Burhanuddin merinci, tiga paket tersebut di antaranya pengadaan dua unit kendaraan roda tiga dengan nilai kontrak sebesar Rp80 juta. Kendaraan tersebut diperuntukkan bagi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kaung Sejahtera dan KUB Gurita yang berada di Desa Pulau Kaung.

Selain itu, terdapat paket pengadaan tiga unit rumpon yang akan ditempatkan di wilayah perairan Pulau Medang dengan nilai kontrak sebesar Rp90 juta.

Sementara itu, satu paket lainnya berupa pengadaan satu unit mesin tempel berkekuatan 20 PK dengan nilai kontrak sekitar Rp41 juta yang saat ini masih dalam proses pengadaan.

“Kegiatan pengadaan lainnya akan dilanjutkan setelah perayaan Idulfitri,” jelasnya. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts