Wujudkan Kesetaraan, Dikbud Sumbawa Perkuat Pendidikan Inklusif

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan layanan pendidikan inklusif yang merata dan berkualitas. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring terhadap sekolah penyelenggara pendidikan, bagi penyandang disabilitas di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.

Kasubag Program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Iwan Satriawan, SE., M.Ak, dalam keterangannya, Senin (20/4/2026), menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari evaluasi sekaligus pembinaan terhadap satuan pendidikan yang memberikan layanan bagi peserta didik berkebutuhan khusus, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga sekolah menengah pertama.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memastikan implementasi pendidikan inklusif berjalan sesuai standar, sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan tantangan di lapangan.

“Tim melakukan kunjungan langsung ke sejumlah sekolah untuk meninjau pelaksanaan pendidikan inklusif, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, metode pembelajaran, hingga dukungan tenaga pendidik dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, monitoring tidak hanya berfokus pada aspek teknis pembelajaran, tetapi juga menyoroti berbagai kendala yang dihadapi pihak sekolah. Kendala tersebut mencakup keterbatasan fasilitas pendukung, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, hingga optimalisasi program yang telah berjalan.

Hasil dari kegiatan monitoring ini, lanjut Iwan, diharapkan menjadi bahan evaluasi komprehensif bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin hak setiap anak untuk memperoleh layanan pendidikan tanpa diskriminasi.

“Pendidikan inklusif adalah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin hak pendidikan bagi semua anak, tanpa terkecuali. Karena itu, kualitas layanan harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa berharap seluruh satuan pendidikan penyelenggara pendidikan inklusif mampu meningkatkan kualitas layanan secara konsisten. Lingkungan belajar yang ramah, adaptif, dan berkeadilan dinilai menjadi kunci dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik, khususnya bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong penguatan pendidikan inklusif sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta berkeadilan sosial di Kabupaten Sumbawa. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts