Tiga Sekolah Rusak, Dikbud Terapkan Sistem Shift

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA- Sebanyak tiga sekolah dasar di Kabupaten Sumbawa mengalami kerusakan akibat bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian bangunan sekolah tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa menerapkan sistem pembelajaran bergilir atau shift.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, Selasa (27/1/2026) mengatakan, bahwa tiga sekolah terdampak bencana tersebut tersebar di beberapa kecamatan. Ketiga sekolah dimaksud yakni SDN Kelungkung di Kecamatan Batu Lanteh, SDN 1 Muer di Kecamatan Plampang, serta SDN Gontar Baru di Kecamatan Alas Barat.

Dari ketiga sekolah tersebut, kerusakan terparah terjadi di SDN Kelungkung. Di sekolah tersebut, tiga ruang kelas mengalami kerusakan cukup serius pada bagian atap sehingga tidak memungkinkan digunakan untuk proses belajar mengajar secara normal. Peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari saat cuaca ekstrem melanda wilayah setempat.

“Kami sudah melaporkan secara resmi kepada Kepala BPBD dan juga menyampaikan langsung kepada Pak Sekda agar segera mendapat penanganan. Untuk mekanisme perbaikannya, apakah melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) atau skema lain, masih menunggu keputusan,” ujar Budi Sastrawan.

Menurutnya, secara umum tingkat kerusakan di ketiga sekolah tersebut relatif hampir sama, namun kondisi SDN Kelungkung menjadi yang paling memprihatinkan. Sebagai langkah awal, pihak Dikbud meminta kepala sekolah setempat untuk menerapkan kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi kelas yang terdampak.

“Setelah kondisi memungkinkan dan cuaca mulai normal, pembelajaran akan dilakukan dengan sistem shift. Kelas satu sampai kelas tiga masuk pagi, sedangkan kelas empat sampai kelas enam masuk siang hingga sore,” jelasnya.

Penerapan sistem shift ini bersifat sementara sambil menunggu penanganan dan perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang rusak. Dikbud Kabupaten Sumbawa berharap proses rehabilitasi dapat segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung normal dan aman bagi siswa maupun tenaga pendidik. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts