Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA— Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang penilaian Program Adipura oleh tim Kementerian Lingkungan Hidup. Hal itu dibahas dalam pertemuan antara Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dengan Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali Nusa Tenggara Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Ni Nyoman Santi, di Pendopo Wakil Bupati Sumbawa, Selasa (10/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus koordinasi terkait langkah-langkah strategis yang perlu dipersiapkan pemerintah daerah menghadapi penilaian langsung dari tim pusat yang dijadwalkan berlangsung setelah perayaan Idulfitri mendatang.
Dalam kesempatan itu, Ni Nyoman Santi menyampaikan sejumlah catatan terkait kondisi pengelolaan lingkungan di Kabupaten Sumbawa yang masih perlu mendapat perhatian. Beberapa aspek yang menjadi fokus pembenahan antara lain pengelolaan sampah, kebersihan kawasan perkotaan, penataan ruang terbuka hijau, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, penilaian Adipura tidak hanya menitikberatkan pada kondisi kebersihan kota secara fisik, tetapi juga mencakup sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Hal tersebut meliputi komitmen pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan lingkungan, efektivitas pengelolaan sampah, serta tingkat keterlibatan masyarakat.
“Penilaian Adipura mencakup berbagai indikator, mulai dari kebersihan kota, pengelolaan sampah, hingga konsistensi kebijakan lingkungan di daerah. Karena itu diperlukan pembenahan secara menyeluruh agar daerah dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan arahan yang diberikan jajaran KLH/BPLH. Menurutnya, berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan arahan yang diberikan. Ini menjadi masukan yang sangat berharga bagi pemerintah daerah dalam melakukan pembenahan, khususnya terkait kebersihan dan pengelolaan lingkungan,” kata Ansori.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen menindaklanjuti berbagai catatan yang disampaikan melalui koordinasi lintas perangkat daerah. Selain itu, pemerintah juga akan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk menindaklanjuti berbagai catatan tersebut. Harapannya, kualitas pengelolaan lingkungan di Sumbawa dapat semakin meningkat sekaligus mempersiapkan daerah ini menghadapi penilaian Adipura,” ujarnya.
Melalui pertemuan tersebut diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan Kementerian Lingkungan Hidup dalam mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (DS/02)

