SPAM Beringin Sila-Marente Segera Dibangun

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA– Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat upaya penyediaan layanan air minum yang layak bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Beringin Sila dan SPAM Marente yang akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Sosialisasi Pembangunan SPAM Beringin Sila dan SPAM Marente yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Rabu (3/6/2026). Kegiatan itu dihadiri perwakilan pemerintah desa dan kecamatan, PDAM Kabupaten Sumbawa, jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa, unsur TNI/Polri, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa pembangunan SPAM merupakan program strategis yang memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, keberadaan jaringan air minum yang memadai akan memberikan akses yang lebih luas terhadap layanan air bersih yang aman, layak, dan berkelanjutan.

“Pembangunan SPAM Beringin Sila dan Marente ini bukan sekadar membangun jaringan perpipaan, tetapi membangun kualitas hidup masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, masyarakat, hingga unsur TNI dan Polri untuk bersama-sama mengawal dan mendukung pelaksanaannya agar berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan konstruksi, tetapi juga dari kemampuan sistem tersebut dalam menyediakan layanan air minum yang memenuhi aspek kualitas, kuantitas, dan kontinuitas bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Pada kesempatan itu, peserta sosialisasi mendapatkan penjelasan mengenai ruang lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan. Untuk SPAM Beringin Sila, pekerjaan meliputi rehabilitasi pipa utama berdiameter 12 inci sepanjang 1.316 meter, perluasan jaringan distribusi utama berdiameter 2 hingga 6 inci sepanjang 4.385 meter, serta pemasangan 716 sambungan rumah baru yang diproyeksikan melayani sekitar 2.864 jiwa.

Selain pembangunan jaringan perpipaan, paket pekerjaan SPAM Beringin Sila juga mencakup pembangunan perlintasan jembatan sepanjang 14 meter dan 7 meter guna mendukung konektivitas jaringan distribusi air minum ke wilayah layanan.

Sementara itu, pembangunan SPAM Marente difokuskan pada perluasan jaringan distribusi utama berdiameter 2 hingga 6 inci sepanjang 5.800 meter. Infrastruktur tersebut direncanakan menjangkau 16 dusun dengan estimasi penerima manfaat mencapai 6.624 jiwa.

Seluruh pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan yang didanai pemerintah pusat melalui APBN dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Kehadiran proyek ini diharapkan mampu memperluas cakupan pelayanan air minum sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih yang semakin meningkat.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga mutu pekerjaan sejak tahap pelaksanaan hingga operasional pascapembangunan. Karena itu, ia meminta seluruh pihak yang terlibat, mulai dari kontraktor pelaksana, konsultan supervisi, PDAM, hingga perangkat daerah terkait, untuk bekerja secara profesional dan mematuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Saya berharap kontraktor pelaksana, konsultan supervisi, PDAM, serta seluruh perangkat daerah dapat bekerja secara profesional sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan agar hasil pekerjaan benar-benar berkualitas dan dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.

Selain aspek teknis, forum sosialisasi juga menyoroti pentingnya dukungan masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan proyek. Pemerintah daerah meminta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif agar pembangunan dapat berlangsung tanpa hambatan.

Peran pemerintah desa, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta unsur keamanan dinilai sangat penting dalam mendukung kelancaran proyek, termasuk mencegah potensi konflik sosial yang dapat mengganggu pelaksanaan pembangunan.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas mekanisme koordinasi antarinstansi, sistem monitoring dan evaluasi pekerjaan, serta tahapan serah terima aset infrastruktur dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa setelah proyek selesai dibangun.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan, manfaat, dan tahapan pelaksanaan pembangunan SPAM Beringin Sila dan SPAM Marente. Dengan dukungan semua pihak, proyek tersebut diharapkan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan air minum serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts