Sidak ke RSUD Sumbawa, Wabup Soroti Kualitas Pelayanan

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA- Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang cepat, humanis, dan berdisiplin tinggi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumbawa. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi sekaligus inspeksi mendadak (sidak) di lingkungan RSUD Sumbawa, Senin (5/1).

Dalam arahannya di hadapan jajaran manajemen, dokter, perawat, serta pegawai rumah sakit, Wabup mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan memiliki tanggung jawab besar karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia. Oleh karena itu, seluruh tenaga kesehatan diminta bekerja secara profesional, ramah, dan penuh tanggung jawab. “Pelayanan kesehatan tidak boleh lambat. Ini menyangkut nyawa manusia. Jangan sampai muncul keluhan masyarakat hanya karena pelayanan yang tidak cepat atau sikap yang tidak humanis,” tegasnya.

Selain kualitas pelayanan, Wabup juga menyoroti aspek kedisiplinan pegawai. Ia secara langsung melakukan pengecekan kehadiran, mulai dari jajaran pimpinan, dokter spesialis, hingga staf rumah sakit. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan agar tidak ada pegawai yang absen tanpa keterangan, maupun datang terlambat.

Menurutnya, kedisiplinan merupakan kunci utama dalam pelayanan kesehatan. Keterlambatan sekecil apa pun, kata dia, dapat berdampak besar terhadap kondisi pasien. “Dalam pelayanan kesehatan, telat satu menit saja bisa berbahaya. Karena itu, disiplin waktu adalah hal yang mutlak,” ujarnya.

Usai apel pagi, Wabup melanjutkan kegiatan dengan melakukan sidak ke sejumlah unit pelayanan. Saat meninjau loket pendaftaran, ia menemukan jumlah petugas yang hadir tidak sesuai dengan kebutuhan. Dari empat petugas yang seharusnya bertugas, hanya dua orang yang berada di tempat.

Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati. Ia menegaskan bahwa loket pendaftaran merupakan pintu awal pelayanan rumah sakit dan menjadi wajah pertama yang dilihat masyarakat saat datang berobat.
“Loket pendaftaran adalah wajah rumah sakit. Jika di sini saja tidak maksimal, tentu akan memengaruhi kualitas pelayanan secara keseluruhan,” katanya.

Sidak kemudian dilanjutkan ke sejumlah ruangan pelayanan lainnya untuk memastikan seluruh petugas hadir dan menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing. Wabup juga meminta manajemen rumah sakit untuk melakukan evaluasi internal secara berkala. Guna mencegah terulangnya kekurangan personel di jam-jam pelayanan. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts