Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumbawa hingga awal tahun 2026 baru terealisasi sekitar 17 persen dari target yang ditetapkan pemerintah. Data ini tercatat oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Riset Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa.
Kepala Bapperida melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Dr. Rusmayadi, Jumat (23/1/2026), menjelaskan dari target 122 Satuan Pangan Peningkat Gizi (SPPG) yang direncanakan, saat ini baru 11 SPPG yang beroperasi. “Artinya, realisasi kita baru 17 persen dari target pemerintah,” ujarnya.
Menurut Rusmayadi, jumlah penerima manfaat program MBG seharusnya mencapai 205.484 jiwa. Penerima manfaat terdiri dari anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak-anak dengan status gizi kurang. “SPPG yang sudah beroperasi saat ini baru 11 unit, sementara sekitar 56 SPPG lainnya masih dalam tahap pembangunan. Kami berharap paling lambat pada tahun 2027, seluruh target 122 SPPG dapat terealisasi,” katanya.
Program MBG, menurut Rusmayadi, diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam menekan angka stunting yang masih cukup tinggi di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan data 2024, angka stunting di Sumbawa mencapai 29,87 persen dari total balita yang lahir. “Program ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil. Masalah stunting yang masih tinggi harus menjadi perhatian serius kita,” jelasnya.
Rusmayadi menambahkan, kebutuhan tambahan SPPG telah diajukan ke pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN). Namun hingga kini, belum ada kepastian apakah usulan akan disetujui penuh atau secara bertahap. “Kami berharap usulan ini bisa disetujui sehingga pembangunan dapur MBG dapat segera dilakukan,” ucapnya.
Dengan bertambahnya dapur MBG yang beroperasi, pihaknya optimistis program ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap penyiapan generasi emas Indonesia pada 2045 melalui peningkatan gizi masyarakat sejak dini. “Mudah-mudahan tidak ada hambatan, dan dalam waktu dekat pembangunan tambahan SPPG bisa dimulai sehingga operasional dapur MBG segera berjalan dan bisa melayani masyarakat Sumbawa,” tandasnya. (DS/02)

