Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Sejumlah proposal program strategis yang diajukan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa untuk tahun anggaran 2026, hingga kini masih menunggu persetujuan pemerintah pusat. Meski demikian, DKP Sumbawa tetap optimistis program-program tersebut dapat direalisasikan sesuai dengan ketersediaan alokasi anggaran nasional.
Kepala DKP Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat, S.Pi., M.T, Senin (5/1/2026), menjelaskan bahwa proposal-proposal tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI), sejak November 2025 lalu. Seluruh dokumen usulan dinyatakan telah diterima dengan baik oleh pihak kementerian.
“Pada November tahun lalu kami secara langsung membawa dan menyerahkan sejumlah dokumen proposal usulan program strategis KKP untuk tahun 2026. Alhamdulillah, proposal tersebut diterima dan mendapatkan respons positif dari para pejabat berkompeten di KKP,” ujar Rahmat Hidayat, yang akrab disapa Dayat.
Menurut Dayat, hasil komunikasi awal menunjukkan adanya atensi dan dukungan terhadap program-program yang diusulkan dari Kabupaten Sumbawa. Namun, realisasi tetap menunggu proses penilaian dan keputusan akhir dari pemerintah pusat, terutama terkait penyesuaian dengan kebijakan nasional dan kemampuan anggaran.
Adapun program-program yang diusulkan meliputi kelanjutan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya Merah Putih, perpanjangan dermaga apung di Labuhan Jambu, pengembangan Keramba Jaring Apung (KJA), optimalisasi produksi garam, serta pengembangan tambak modern. Untuk program tambak modern, DKP Sumbawa menyebutkan bahwa kesiapan lahan telah dipenuhi sebagai salah satu syarat pendukung.
“Seluruh proposal yang kami ajukan telah disusun lengkap dan ditandatangani langsung oleh Bupati Sumbawa. Ini menunjukkan keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan,” kata Dayat.
Ia menambahkan, DKP Sumbawa terus melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan direktorat jenderal terkait di KKP RI guna memastikan perkembangan proses persetujuan tersebut. Pihaknya berharap, sebagian besar program yang diusulkan dapat masuk dalam daftar prioritas nasional tahun 2026.
“Kami tetap optimistis. Saat ini tinggal menunggu kabar dari pusat, sembari terus menjalin koordinasi agar program-program strategis ini dapat segera direalisasikan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan di Sumbawa,” pungkasnya. (DS/02)

