Program Gizi dan Beasiswa Warnai Tahun Pertama Jarot-Ansori 

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA— Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Syarafuddin Jarot dan Mohamad Ansori menandai tahun pertama masa jabatan dengan fokus pada penguatan sektor gizi dan pendidikan. Kedua program tersebut menjadi prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Melalui Program Unggulan ke-12, pemerintah daerah mengarahkan kebijakan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Program tersebut kini mulai memberikan dampak nyata di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa.

Berdasarkan keterangan resmi dari PPID Sumbawa, Jumat (27/3/2026), salah satu program utama yang dijalankan adalah Siswa Sehat dan Bergizi. Program ini telah menjangkau sebanyak 33.951 siswa dan santri di sekolah serta pesantren.

Program tersebut bertujuan memastikan pemenuhan kebutuhan gizi pelajar sebagai fondasi utama dalam mendukung proses belajar. Pemerintah daerah menilai, kondisi kesehatan yang baik menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing generasi muda.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperkuat akses pendidikan tinggi melalui program Kartu Sumbawa Pintar (KSP). Program ini memberikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa agar tetap dapat melanjutkan studi meskipun menghadapi keterbatasan ekonomi.

Sebanyak 679 mahasiswa dari jenjang diploma hingga pascasarjana telah menerima manfaat program tersebut. Pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar untuk beasiswa kedokteran sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di daerah.

Beasiswa tersebut disalurkan ke sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Universitas Samawa (UNSA), serta Akademi Komunitas (AKOM), sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menilai bahwa investasi di bidang gizi dan pendidikan merupakan langkah strategis dalam membangun daerah secara berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menyiapkan generasi yang unggul dan kompetitif di masa depan.

Berbagai capaian pada tahun pertama ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi pengembangan program yang lebih luas ke depan. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui sektor pendidikan dan kesehatan. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts