Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Pemerintah Kabupaten Sumbawa, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan perlengkapan bagi petugas pemadam kebakaran, menyusul insiden kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, yang merenggut korban dari jajaran petugas. Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah, dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan keselamatan personel di lapangan.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori, menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa musibah ini tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi evaluasi penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan standar operasional dan perlindungan bagi petugas.
“Dalam memadamkan api risikonya besar,” ujarnya usai melayat di rumah duka M. Solikin, Minggu (22/3/2026).
Menurutnya, insiden ini menjadi catatan penting agar seluruh personel pemadam kebakaran dapat bekerja dengan dukungan perlengkapan yang memadai, serta menjalankan prosedur operasional standar (SOP) secara disiplin. Ia menekankan bahwa keselamatan petugas harus menjadi prioritas utama, dalam setiap penanganan kebakaran.
Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah akan mengupayakan pengadaan perlengkapan tambahan bagi petugas pemadam kebakaran. Hal ini mencakup alat pelindung diri, serta peralatan pendukung lainnya yang sesuai dengan standar keselamatan kerja.
Selain itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, diminta segera mengajukan usulan kebutuhan perlengkapan bagi seluruh personel. Dengan demikian, setiap petugas yang diterjunkan ke lokasi kebakaran dapat bekerja sesuai SOP dan dilengkapi fasilitas yang memadai.
Ansori berharap, melalui peningkatan perlengkapan dan penegakan SOP, risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen daerah, dalam melindungi para petugas yang berada di garis depan dalam penanganan bencana kebakaran. (DS/02)

