Pengembangan Budidaya Mutiara Tradisional Bungin Terkendala Perubahan Iklim

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA- Upaya pengembangan budidaya mutiara tradisional di Pulau Bungin Kecamatan Alas, masih menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan. Salah satu persoalan utama yang dihadapi pembudidaya, adalah tingginya tingkat kematian tiram mutiara pada masa awal pemeliharaan. Hal ini diakibatkan perubahan kondisi cuaca dan suhu perairan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat, S.Pi., M.T, mengatakan bahwa secara umum kondisi perairan di sekitar Pulau Bungin masih cukup subur dan layak untuk pengembangan budidaya mutiara. Namun, perubahan iklim yang menyebabkan fluktuasi suhu air secara drastis, kerap memicu kematian tiram mutiara pada fase awal pemeliharaan.

“Biasanya pada musim-musim tertentu masih terjadi kematian pada masa awal pemeliharaan. Ini dipengaruhi perubahan iklim, terutama perubahan suhu air yang cukup drastis, misalnya antara siang hari yang panas lalu tiba-tiba turun hujan,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Menurut Dayat, akrabnya disapa, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pembudidaya tradisional di Pulau Bungin yang selama ini masih mengandalkan metode budidaya sederhana. Meski demikian, potensi pengembangan budidaya mutiara di kawasan tersebut dinilai masih sangat besar, jika didukung penataan kawasan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Saat ini, pemerintah daerah tengah melakukan koordinasi dengan Balai Budidaya Laut Lombok yang berada di Sekotong, sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan. Untuk membahas rencana pengembangan kawasan budidaya mutiara di sekitar Pulau Bungin.

Dayat menjelaskan, salah satu hal yang sedang dikaji adalah kebutuhan lahan budidaya, yang diperkirakan mencapai sekitar 34 hektare. Pemerintah daerah masih melakukan pengecekan kesesuaian lokasi, dengan zonasi perairan yang diperuntukkan bagi kegiatan budidaya.

“Perkiraan kebutuhan lahannya sekitar 34 hektare. Saat ini kami masih mengecek kesesuaian zonanya di sekitar perairan Pulau Bungin. Kami juga akan mencocokkan dengan kondisi di lapangan bersama kelompok pembudidaya yang sudah ada,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, untuk memastikan lokasi yang diusulkan benar-benar sesuai dengan rencana tata ruang kawasan pesisir dan laut.

Dayat menambahkan, data yang diminta pemerintah pusat saat ini terutama terkait kelompok pembudidaya mutiara yang sudah lama terbentuk di Pulau Bungin. Kelompok-kelompok tersebut nantinya akan menjadi dasar penentuan penerima program pengembangan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Yang diminta sementara ini adalah data kelompok lama yang sudah ada. Nanti mekanisme penetapan kelompok akan ditentukan oleh kementerian, biasanya dilihat dari kesiapan, keseriusan, dan komitmen kelompok pembudidaya,” katanya.

Selama ini, sebagian besar pembudidaya di Pulau Bungin baru mampu melakukan kegiatan pembesaran tiram mutiara. Sementara proses inti produksi mutiara, seperti penyuntikan nukleus ke dalam tiram, masih sangat terbatas dilakukan oleh masyarakat setempat.

Dayat berharap, kedepan para pembudidaya di Pulau Bungin tidak hanya melakukan pembesaran tiram. Tetapi juga mampu memproduksi butiran mutiara secara mandiri, sehingga nilai ekonomi yang diperoleh masyarakat bisa meningkat.

“Harapan kita ke depan zona budidayanya bisa ditata lebih baik, sekaligus meningkatkan kapasitas kelompok pembudidaya. Tidak hanya menjual siput atau tiram mutiara, tapi nantinya bisa sampai menghasilkan butiran mutiara,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, saat ini sudah ada satu hingga dua orang pembudidaya di Pulau Bungin yang mulai mencoba melakukan penyuntikan nukleus secara mandiri. Jika kemampuan tersebut terus berkembang, budidaya mutiara tradisional di Pulau Bungin berpotensi menjadi salah satu sektor ekonomi unggulan, bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Sumbawa. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts