Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA— Pengadaan alat kesehatan (alkes) untuk Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Sumbawa dipastikan tengah berproses melalui pemerintah pusat. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung operasional laboratorium yang telah selesai dibangun sebelumnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, SKM., MPH., menyampaikan bahwa proses pengadaan alkes tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Menurutnya, kepastian tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan koordinasi langsung dengan Direktur Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan RI, Roy Himawan, S.Farm., Apt., MKM., di Jakarta pada akhir April 2026.
“Pengadaan alat kesehatan untuk Labkesmas Sumbawa saat ini sedang dalam proses di tingkat pusat. Ini menjadi langkah penting untuk menunjang operasional layanan laboratorium ke depan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya pemerintah daerah telah mengusulkan puluhan jenis alat kesehatan sesuai kebutuhan layanan laboratorium. Dari usulan tersebut, sebagian besar telah mendapatkan persetujuan untuk dipenuhi secara bertahap.
Pengadaan alkes direncanakan menggunakan skema tahun jamak (multi years) selama periode 2026 hingga 2028. Pada tahap awal tahun 2026, pengadaan difokuskan pada sejumlah alat penunjang dengan alokasi anggaran mencapai belasan miliar rupiah.
Lebih lanjut, H. Sarip Hidayat menyampaikan bahwa distribusi atau pengiriman alat kesehatan tersebut diperkirakan mulai dilakukan pada pertengahan tahun, sekitar Juli hingga Agustus 2026, menyesuaikan dengan progres pengadaan di tingkat pusat.
Meski pengadaan belum sepenuhnya rampung, Pemerintah Kabupaten Sumbawa tetap menyiapkan langkah awal operasional Labkesmas, termasuk penyiapan tenaga laboratorium dan struktur organisasi pengelola.
Dengan berjalannya proses pengadaan ini, diharapkan Labkesmas Sumbawa dapat segera difungsikan secara optimal guna meningkatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan masyarakat, khususnya dalam bidang laboratorium. (DS/02)

