Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA– Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta melalui APBD 2026 untuk pembangunan penangkaran rusa di kawasan Holding Ground Bangkong, Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas. Pembangunan ini dilakukan sebagai upaya pelestarian rusa Sumbawa yang menjadi salah satu ikon dalam lambang daerah.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa, Saifuddin SP, mengatakan anggaran tersebut difokuskan untuk pembangunan fisik sarana dan prasarana penunjang penangkaran, termasuk fasilitas pendukung lainnya.
“Anggaran sekitar Rp400 juta dialokasikan untuk pembangunan fisik penangkaran rusa di Holding Ground Bangkong. Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan mengembangkan populasi rusa Sumbawa,” ujar Saifuddin saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, saat ini populasi rusa Sumbawa yang berada di kawasan Wisma Daerah tercatat sebanyak 114 ekor. Dari jumlah tersebut, tiga ekor telah dikirim ke kawasan konservasi Pulau Moyo sebagai bagian dari program pengembangan dan penyebaran populasi.
Menurut Saifuddin, apabila pembangunan fisik penangkaran rampung tahun ini, sebagian besar rusa yang berada di Wisma Daerah akan dipindahkan ke lokasi penangkaran baru di Holding Ground Bangkong. Sementara sebagian kecil lainnya tetap dipelihara di kawasan Wisma Daerah.
“Jika pembangunan selesai sesuai rencana, puluhan ekor rusa akan dipindahkan ke Bangkong agar pengelolaannya lebih optimal dan habitatnya lebih representatif,” jelasnya.
Saat ini, lanjut dia, perencanaan teknis pembangunan tengah dirampungkan. Proses konstruksi ditargetkan mulai pada April 2026.
Selain pembangunan penangkaran rusa, pada tahun yang sama Pemkab Sumbawa juga mengalokasikan anggaran untuk pembenahan fasilitas Holding Ground di Rumah Potong Hewan (RPH) Bunga Eja, Kecamatan Empang, sebesar Rp130 juta. Sementara itu, RPH di Kecamatan Alas mendapat alokasi sekitar Rp60 juta untuk peningkatan sarana dan prasarana.
Saifuddin berharap keberadaan penangkaran rusa di Holding Ground Bangkong dapat menjadi pusat pengembangbiakan dan pelestarian rusa Sumbawa secara berkelanjutan. Dengan fasilitas yang lebih memadai, populasi rusa diharapkan dapat terjaga sekaligus meningkatkan nilai konservasi satwa khas daerah tersebut. (DS/02)

