Pembangunan 51 SPPG di Sumbawa Tunggu Persetujuan BGN

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA — Pembangunan dan operasional 51 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumbawa hingga kini masih menunggu persetujuan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Pemerintah daerah menyatakan seluruh calon pengelola dan lokasi telah diusulkan, namun penetapan akhir tetap menjadi kewenangan pusat.

Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 pemerintah daerah telah aktif memfasilitasi koordinasi dengan berbagai pihak swasta yang berminat menjadi pengelola SPPG dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Seluruh target lokasi SPPG di Kabupaten Sumbawa sudah ada calon pengelolanya. Itu sudah kami sampaikan ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Berdasarkan catatan Bapperida, total rencana SPPG di Sumbawa mencapai 122 unit. Dari jumlah tersebut, 14 unit telah beroperasi, 56 unit sedang dalam proses, dan 51 unit masih menunggu keputusan penetapan dari Badan Gizi Nasional selaku institusi yang ditunjuk dalam pelaksanaan MBG.

“Sebanyak 51 unit itu masih menunggu keputusan dari BGN. Kami berharap tahun ini seluruhnya bisa beroperasi,” kata Dedy.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berperan sebagai fasilitator agar proses administrasi dan teknis dapat berjalan lebih cepat. Koordinasi intensif dilakukan guna memastikan kesiapan lokasi, pengelola, hingga dukungan lintas sektor.

Namun demikian, Dedy mengakui terdapat sejumlah tantangan teknis dalam penyelenggaraan SPPG. Di antaranya adalah kondisi geografis lokasi yang berjauhan, jumlah penerima manfaat yang harus dilayani, serta ketersediaan bahan baku pangan.

“Lokasi yang jauh, jumlah penerima manfaat, serta tantangan penyediaan bahan baku menjadi kendala teknis di lapangan. Itu yang dihadapi para penyelenggara,” jelasnya.

Dari sisi kesehatan dan standar kelayakan, Pemkab Sumbawa memastikan tidak ada hambatan berarti. Melalui dukungan jaringan puskesmas dan tenaga kesehatan, proses sertifikasi laik higienis bagi dapur dan fasilitas penyedia makanan berjalan lancar.

“Untuk aspek kesehatan, insyaallah tidak ada hambatan. Sertifikasi laik higienisnya berjalan baik karena didukung tenaga kesehatan dan puskesmas,” tegas Dedy.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh 122 unit SPPG dapat beroperasi penuh tahun ini dan melayani sekitar 205.484 penerima manfaat di Kabupaten Sumbawa. Angka tersebut menjadi bagian dari komitmen mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Dedy mengaku optimistis target tersebut dapat tercapai apabila proses persetujuan dari BGN segera rampung. “Kami optimis, jika seluruh proses ini berjalan sesuai rencana, maka 122 unit SPPG di Sumbawa bisa beroperasi tahun ini dan melayani lebih dari dua ratus ribu penerima manfaat,” pungkasnya.

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts