Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Kinerja keuangan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hingga 10 November 2025, instansi ini berhasil merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melebihi target, yakni mencapai 118 persen dari total yang ditetapkan.
Kepala DPKH Sumbawa, Saifuddin, S.P, yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/11/20205), menjelaskan bahwa dari target PAD tahun 2025 sebesar Rp 1,9 miliar. Pihaknya telah berhasil menghimpun pendapatan sebesar Rp 2,3 miliar.
“Alhamdulillah, capaian PAD DPKH tahun ini sudah melampaui target, yakni 118 persen dari yang ditetapkan. Pendapatan ini diperoleh dari tiga sumber utama, yaitu retribusi pemakaian kekayaan ternak, retribusi Rumah Potong Hewan (RPH), serta hasil produksi usaha daerah,” jelas Saifuddin.
Lebih lanjut dijelaskan, salah satu penyumbang terbesar PAD adalah retribusi pengiriman ternak ke luar daerah, seperti ke Lampung, Jakarta, dan Sulawesi. Selain itu, aktivitas di RPH serta sejumlah unit usaha peternakan daerah juga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan.
Saifuddin menegaskan, dengan sisa waktu dua bulan sebelum akhir tahun anggaran, pihaknya akan terus mengoptimalkan potensi pendapatan yang ada. “Kami akan terus mendorong jajaran di lapangan agar realisasi PAD bisa terus meningkat hingga penutupan tahun,” ujarnya.
Capaian tersebut, menurutnya, tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran DPKH. Serta meningkatnya kesadaran masyarakat dan pelaku usaha ternak dalam memenuhi kewajiban retribusi.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak, terutama masyarakat dan pelaku usaha peternakan yang telah berkontribusi bagi daerah. Kesadaran wajib pajak dan retribusi ini menjadi modal penting untuk membangun kemandirian keuangan daerah,” tambahnya.
Dengan capaian ini, DPKH Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan potensi sektor peternakan, sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan. (DS/02)

