Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA– Suasana fajar di Kelurahan Lempeh tampak berbeda pada Rabu (01/04). Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, hadir membaur bersama warga untuk melaksanakan salat subuh berjamaah di Masjid Al-Falaq. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Sumbawa ini bukan sekadar menjalankan kewajiban ibadah, melainkan bagian dari agenda “jemput bola” untuk mempererat simpul silaturahmi dengan masyarakat.
Didampingi sejumlah perangkat Kelurahan Lempeh, Wabup Ansori tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah. Selepas zikir bersama, ia menyempatkan diri berdialog santai dengan para jamaah, mendengarkan aspirasi warga di sela-sela ketenangan pagi.
Dalam kesempatan tersebut, kepedulian sosial turut ditunjukkan melalui penyaluran bantuan 15 paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Bantuan ini menjadi stimulan kecil yang diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu di wilayah setempat.
Dalam arahannya, Wabup menekankan bahwa esensi salat subuh berjamaah memiliki dimensi ganda, yakni hubungan vertikal dengan sang pencipta dan hubungan horizontal antar sesama manusia.
”Momentum salat subuh berjamaah ini bukan sekadar ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Silaturahmi yang kuat adalah fondasi kondusivitas daerah,” ujar Wabup dengan nada rendah hati.
Ia meyakini bahwa kebersamaan yang dipupuk sejak dari masjid akan bermuara pada kerukunan warga dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan rakyat adalah modal utama dalam menjalankan roda pemerintahan.
Selain menyentuh aspek religius, politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga menyinggung perihal arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sumbawa. Wabup menegaskan, bahwa dirinya bersama Bupati Sumbawa memiliki komitmen penuh untuk melakukan akselerasi atau percepatan di berbagai sektor pembangunan.
”Kami menargetkan agar pembangunan di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan lebih cepat. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utamanya agar manfaat dari setiap program pembangunan bisa segera dirasakan nyata oleh rakyat,” tegasnya.
Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari warga Lempeh. Mereka berharap agenda “subuh keliling” ini terus dilakukan secara konsisten. Kehadiran pejabat di tengah masyarakat pada waktu fajar dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus transparansi komunikasi antara pemimpin dan warga yang dipimpinnya. (DS/02)

