Logistik Bencana Tiba, Sumbawa Siaga

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA- Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. Melalui Dinas Sosial, bantuan logistik penanggulangan bencana dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi tiba di Kabupaten Sumbawa, Minggu (25/1/2026) malam sekitar pukul 19.00 Wita.

Logistik tersebut diangkut oleh Tim Logistik Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa setelah sebelumnya diambil dari Dinas Sosial Provinsi NTB pada Sabtu (24/1/2026). Setibanya di Sumbawa, bantuan langsung dibongkar dan ditata di gudang penyimpanan untuk selanjutnya disiapkan guna penyaluran kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Syarifah, S.Sos., M.Si., Senin (26/1/2026), menegaskan bahwa pengadaan dan pendistribusian logistik ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan kebutuhan dasar saat terjadi bencana.

“Langkah ini dilakukan untuk menjamin respon cepat dan tepat terhadap warga terdampak bencana, sehingga penanganan di lapangan tidak terkendala oleh keterbatasan logistik,” ujarnya.

Berdasarkan Berita Acara Serah Terima Barang (BAST), bantuan logistik yang diterima terdiri atas berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat. Barang tersebut meliputi makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk siap saji, tenda gulung, perlengkapan keluarga, perlengkapan anak, kasur, selimut, serta sandang untuk dewasa dan anak-anak.
Secara rinci, bantuan yang diterima antara lain makanan siap saji sebanyak 200 paket, makanan anak 200 paket, lauk pauk siap saji 100 paket, tenda gulung 50 lembar, perlengkapan anak (kids ware) 50 paket, perlengkapan keluarga (family kit) 50 paket, kasur 70 lembar, selimut 50 lembar, sandang dewasa 25 paket, serta sandang anak 25 paket. Total nilai bantuan logistik tersebut mencapai Rp137.481.650.

Dengan tambahan logistik ini, Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa memastikan kesiapan daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat sistem kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana yang terintegrasi. Pemerintah daerah berharap, langkah ini dapat meminimalkan dampak sosial serta mempercepat proses pemulihan apabila bencana terjadi sewaktu-waktu. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts