Kerugian Bencana Sumbawa Masih Dihitung

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa tengah melakukan asesmen untuk menghitung total kerugian akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di daerah tersebut beberapa waktu lalu. Langkah ini dilakukan sebagai dasar penanganan lanjutan sekaligus penyusunan rekomendasi kebijakan pascabencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat ST, mengungkapkan bahwa bencana alam yang terjadi meliputi banjir, angin puting beliung, serta tanah longsor. Peristiwa tersebut berdampak pada sedikitnya 30 desa yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

“Dari data sementara, bencana ini telah berdampak pada ratusan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum. Saat ini kami masih mengumpulkan data detail untuk mengetahui tingkat kerusakan dan nilai kerugiannya,” ujar Nurhidayat kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, BPBD telah menurunkan tim asesmen ke lokasi terdampak untuk melakukan pendataan secara menyeluruh. Asesmen tersebut mencakup kondisi rumah warga, infrastruktur publik, serta sarana pendukung lainnya yang rusak akibat bencana.

“Saya sedang mengases seberapa besar dampak kerusakan yang terjadi dan bagaimana langkah penanganan yang tepat ke depan,” ungkapnya.

Terkait kondisi pascabencana, Dayat—sapaan akrab Muhammad Nur Hidayat—menyampaikan bahwa situasi di seluruh wilayah terdampak saat ini telah kembali normal. Meski demikian, BPBD tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan.

Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Kabupaten Sumbawa telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan dasar untuk menunjang aktivitas masyarakat selama masa pemulihan.

“Penanganan sementara sudah kami lakukan dengan menyalurkan bantuan. Selain itu, dapur umum mandiri juga telah dibentuk dan dipimpin oleh kepala desa masing-masing, sementara kami menyalurkan bahan makanan untuk mendukung operasionalnya,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sumbawa masih belum menentu. Warga yang tinggal di daerah rawan, khususnya di bantaran sungai dan kawasan perbukitan, diminta untuk lebih berhati-hati guna menghindari risiko bencana lanjutan.

“Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama, masyarakat diharapkan segera mengamankan diri dan mengikuti arahan pemerintah setempat,” pungkasnya. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts