Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Pawai Karnaval Budaya Samawa sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (17/1/2026) tersebut menjadi ajang ekspresi kekayaan budaya lokal, sekaligus upaya memperkuat identitas daerah menuju Sumbawa yang unggul.
Pawai budaya ini mengusung tema “Gerak Bersama, Sumbawa Unggul” dan melibatkan partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat. Sedikitnya 24 kecamatan se-Kabupaten Sumbawa ambil bagian dalam karnaval tersebut, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur pendidikan, serta komunitas seni dan budaya.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengatakan bahwa Pawai Karnaval Budaya Samawa merupakan momentum penting untuk menampilkan keragaman seni, adat, dan tradisi yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat Tana Samawa.
“Pawai ini diikuti oleh kurang lebih 24 kecamatan, termasuk OPD, sektor pendidikan, dan komunitas budaya. Seluruh peserta menampilkan kekhasan seni dan adat masing-masing wilayah,” ujarnya.
Sepanjang rute pawai, para peserta menampilkan beragam atraksi budaya, mulai dari busana adat, tarian tradisional, musik daerah, hingga simbol-simbol kearifan lokal yang mencerminkan identitas masyarakat Sumbawa. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan ribuan warga memadati sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan kemeriahan acara.
Wabup Ansori menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah melestarikan budaya Samawa sekaligus menjadikannya sebagai identitas daerah yang membanggakan. Selain itu, karnaval budaya ini juga diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan budaya Sumbawa kepada masyarakat di luar daerah.
“Budaya Samawa harus terus dijaga dan dilestarikan. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap budaya lokal semakin dikenal, tidak hanya oleh masyarakat Sumbawa, tetapi juga oleh masyarakat luar daerah, sehingga dapat menarik minat wisatawan,” katanya.
Dalam rangkaian peringatan HUT Sumbawa ke-67 ini, pemerintah daerah juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat aktif dan menjadikan perayaan hari jadi sebagai pesta rakyat. Karnaval budaya dinilai tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga memiliki dampak ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan perekonomian masyarakat, terutama UMKM, melalui peningkatan aktivitas ekonomi selama perayaan berlangsung,” tambahnya.
Peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 dimaknai sebagai wujud rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih. Selain itu, momentum ini juga menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan hasil kerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan mengusung semangat Sumbawa Unggul, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan bergerak bersama membangun daerah. Berlandaskan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, Sumbawa diharapkan terus berkembang menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan tetap berpegang teguh pada jati diri serta nilai-nilai luhur warisan leluhur. (DS/02)

