Imigrasi Sumbawa Edukasi Pelajar soal Keimigrasian dan Sekolah Kedinasan

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA– Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar, memberikan edukasi keimigrasian kepada pelajar SMAN 3 Sumbawa, melalui kegiatan Sosialisasi Keimigrasian dan Sekolah Kedinasan, Jumat (21/6/2026). Kegiatan tersebut memperkenalkan tugas dan fungsi keimigrasian, sekaligus membuka wawasan siswa mengenai peluang melanjutkan pendidikan melalui sekolah kedinasan.

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar, Abdul Haris, S.H, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia memaparkan berbagai aspek keimigrasian yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.

Haris menjelaskan fungsi dan tugas keimigrasian, jenis layanan yang tersedia, serta pentingnya masyarakat memahami prosedur administrasi keimigrasian. Ia juga mengingatkan para siswa agar menggunakan dokumen perjalanan, termasuk paspor, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Haris, pemahaman mengenai aturan keimigrasian perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Pengetahuan tersebut dapat membantu generasi muda memahami hak dan kewajibannya, ketika berhadapan dengan layanan keimigrasian, maupun ketika melakukan perjalanan ke luar negeri.

Dalam sosialisasi itu, Imigrasi Sumbawa Besar juga memperkenalkan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (POTEKIMIPAS) kepada para siswa. Haris menjelaskan tahapan seleksi, gambaran proses pendidikan, serta peluang karier setelah menyelesaikan pendidikan kedinasan.

Informasi tersebut mendapat perhatian dari siswa SMAN 3 Sumbawa Besar. Para pelajar mengikuti pemaparan materi dan aktif menyampaikan pertanyaan selama sesi diskusi berlangsung.

Sejumlah pertanyaan berkaitan dengan layanan paspor, profesi petugas imigrasi, serta persiapan mengikuti seleksi sekolah kedinasan. Para siswa juga menggali informasi mengenai proses pendidikan dan peluang, untuk berkarier sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Interaksi tersebut membuat kegiatan berlangsung dinamis. Narasumber menjawab pertanyaan siswa sekaligus memberikan gambaran mengenai tantangan dan peluang yang dapat mereka hadapi apabila memilih jalur pendidikan kedinasan.

Lebih lanjut Haris mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai keimigrasian. Melalui lingkungan sekolah, pihaknya menyampaikan informasi secara langsung kepada generasi muda. Sekaligus mendorong mereka, untuk memahami pentingnya kepatuhan terhadap aturan. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts