Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya kasus virus Nipah di wilayah setempat. Langkah ini menyusul edaran dari Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), terkait kewaspadaan terhadap virus yang memiliki tingkat fatalitas tinggi tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, yang diwawancarai, Rabu (4/2/2025) menjelaskan, virus Nipah memiliki gejala awal yang mirip influenza. Seperti batuk, pilek, demam, dan nyeri persendian. Namun, virus ini dapat berkembang menjadi kondisi berat jika tidak segera ditangani. Terutama bagi pasien dengan penyakit penyerta.
“Virus Nipah gejalanya mirip influenza, tapi lebih berat. Jika tidak cepat ditangani, kondisinya bisa parah, apalagi bila pasien memiliki penyakit lain,” kata Sarip.
Meski demikian, Sarip menegaskan hingga saat ini tren kasus influenza di Kabupaten Sumbawa masih normal dan belum menunjukkan indikasi peningkatan yang mengarah pada virus Nipah. “Untuk Kabupaten Sumbawa, tren kasus influenza masih dalam batas normal. Belum ada peningkatan signifikan,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan fokus pada peningkatan kewaspadaan dan edukasi masyarakat. Hal ini dianggap penting mengingat virus Nipah dapat menular melalui kontak langsung maupun udara. Sarip mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan, serta menggunakan masker terutama di tempat keramaian.
“Penularannya lewat udara dan kontak, sehingga pencegahannya hampir sama seperti Covid-19. Masyarakat kami himbau untuk memakai masker di kerumunan dan tetap menjaga kebersihan,” katanya.
Terkait kesiapan penanganan jika kasus ditemukan, Sarip menegaskan pengalaman Kabupaten Sumbawa dalam menghadapi pandemi Covid-19 menjadi modal utama. Dinas Kesehatan sudah memiliki standar prosedur yang jelas dan siap diterapkan jika virus Nipah muncul.
“Karena kami sudah berpengalaman menangani Covid-19, secara standar dan kesiapan, kami tahu langkah-langkah yang harus dilakukan bila ditemukan kasus ini,” jelasnya.
Selain itu, pihak Dinas Kesehatan telah menindaklanjuti surat edaran Kemenkes. Dengan menginstruksikan seluruh Puskesmas di Kabupaten Sumbawa, untuk melakukan promosi kesehatan serta antisipasi pencegahan sejak dini.
“Kami sudah bersurat ke seluruh Puskesmas untuk melakukan promosi dan antisipasi terkait virus Nipah ini,” pungkas Sarip. (DS/02)

