Lepas 36 Siswa Sekolah Rakyat, Bupati Sumbawa Titip Pesan

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., melepas keberangkatan 36 siswa Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Sumbawa, untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kabupaten Lombok Utara. Dalam kesempatan tersebut, Jarot mendorong para siswa agar memanfaatkan kesempatan mengenyam pendidikan secara gratis, untuk meraih cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik.

Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Minggu 1 November 2026. Para siswa dijadwalkan berangkat menuju Lombok Utara pada Senin 2 November 2026, untuk mengikuti tahapan pengenalan lingkungan sekolah sebelum memulai aktivitas pendidikan.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua Dharma Wanita Persatuan, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta orang tua dan wali murid yang turut mendampingi anak-anak mereka.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Drs. Iwan Sofiyan, dalam laporannya menjelaskan bahwa 36 siswa yang akan mengikuti program tersebut terdiri atas 27 siswa tingkat sekolah dasar (SD) dan sembilan siswa tingkat sekolah menengah pertama (SMP).

Menurutnya, jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dan penyesuaian dari kuota awal yang disediakan. Untuk jenjang SD, pemerintah sebelumnya memperoleh kuota sebanyak 30 siswa. Namun, hingga persiapan keberangkatan, baru 27 siswa yang dinyatakan siap mengikuti program. Dua siswa lainnya dijadwalkan menyusul, sedangkan satu siswa dialihkan ke Sekolah Rakyat yang berada di Kabupaten Sumbawa.

Sementara itu, untuk jenjang SMP, dari kuota 10 siswa, sebanyak sembilan siswa mengikuti program di Lombok Utara. Satu siswa lainnya memilih melanjutkan pendidikan di Kabupaten Sumbawa.

Iwan menambahkan, kebijakan terbaru Kementerian Sosial memberikan ruang bagi orang tua atau wali murid, untuk mendampingi anak-anak mereka selama perjalanan menuju lokasi kegiatan. Kebijakan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, agar para siswa, khususnya yang baru pertama kali mengikuti pendidikan di luar daerah, merasa lebih aman dan nyaman.

Untuk mendukung keberangkatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyiapkan tambahan dua unit kendaraan travel sebagai sarana transportasi bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendampingi anak-anaknya.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto. Program ini dilaksanakan, untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Melalui program tersebut, pemerintah memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera, untuk memperoleh pendidikan tanpa harus terbebani biaya sekolah, maupun kebutuhan penunjang lainnya. Pemerintah juga menanggung berbagai kebutuhan siswa, mulai dari pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, perlengkapan sekolah hingga pembinaan karakter.

Menurut Jarot, program Sekolah Rakyat menjadi peluang besar bagi anak-anak Sumbawa untuk memperoleh pendidikan yang layak dan mengembangkan potensi diri. Karena itu, ia meminta para siswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan terus belajar, menjaga kedisiplinan, serta mengikuti seluruh aturan yang berlaku di lingkungan sekolah.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak merasa minder dengan latar belakang keluarga, maupun kondisi ekonomi orang tua. Sebab, seluruh peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi.

“Jangan takut dan jangan rendah diri. Di Sekolah Rakyat, semua siswa memiliki kesempatan yang sama. Manfaatkan kesempatan ini untuk meraih cita-cita dan menjadi generasi yang membanggakan Sumbawa,” tegasnya.

Jarot juga meminta para siswa agar menghormati guru, menjaga sikap, serta membangun kebiasaan positif selama mengikuti pendidikan. Menurutnya, keberhasilan dalam menempuh pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kedisiplinan, tanggung jawab, dan pembentukan karakter.

Selain memberikan perhatian terhadap pendidikan anak-anak, Jarot menegaskan bahwa pemerintah daerah juga akan memperhatikan kondisi sosial ekonomi keluarga peserta Sekolah Rakyat. Ia meminta Dinas Sosial melakukan pendataan terhadap kondisi tempat tinggal orang tua siswa untuk mengidentifikasi kebutuhan bantuan yang dapat diberikan pemerintah.

Pendataan tersebut mencakup kondisi rumah keluarga siswa, termasuk kemungkinan pemberian bantuan perbaikan rumah bagi keluarga yang membutuhkan. Pemerintah daerah juga membuka peluang pemberian bantuan modal usaha kepada orang tua siswa sesuai hasil pendataan dan ketentuan program yang berlaku.

Langkah tersebut diarahkan agar dukungan pemerintah tidak hanya menyentuh kebutuhan pendidikan anak, tetapi juga memperhatikan kondisi ekonomi keluarga. Dengan demikian, orang tua dapat memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga sambil tetap mendukung pendidikan anak-anak mereka.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Jarot berharap kehadiran Sekolah Rakyat dapat menjangkau lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu. Ia juga mendorong seluruh pihak terkait untuk mengawal pelaksanaan program tersebut. Mulai dari proses keberangkatan, pendampingan siswa, hingga pemenuhan kebutuhan pendidikan, selama mereka mengikuti kegiatan di Lombok Utara. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts