Yachter Sail Indonesia Nikmati Kuliner dan Barapan Kebo di Sumbawa

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA— Peserta Sail Indonesia, mendapat sambutan khas Sumbawa saat berkunjung ke Kabupaten Sumbawa. Dalam kegiatan tersebut, para yachter menikmati beragam makanan tradisional, sekaligus menyaksikan langsung atraksi budaya Barapan Kebo.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Pemasaran Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, Awaliyah Mutmainnah, S.E, Rabu (7/10/2026), mengatakan pemerintah daerah menyiapkan sejumlah agenda untuk memberikan pengalaman berbeda kepada para wisatawan.

Para yachter diajak mengikuti Barapan Kebo yang berlangsung di belakang Terminal Sumer Payung. Mereka dapat menyaksikan langsung tradisi masyarakat Sumbawa yang menjadi salah satu atraksi budaya unggulan daerah.

Setelah menyaksikan Barapan Kebo, rombongan melanjutkan kunjungan ke Tourist Information Center (TIC). Di lokasi tersebut, para wisatawan mendapat informasi mengenai berbagai potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Sumbawa.

Pemkab Sumbawa juga membawa para yachter mengunjungi Istana Dalam Loka. Bangunan bersejarah tersebut menjadi salah satu destinasi yang menarik perhatian wisatawan karena menyimpan nilai sejarah dan budaya Kesultanan Sumbawa.

Selain menikmati destinasi wisata, para yachter mendapat kesempatan mencicipi masakan tradisional Sumbawa. Sajian kuliner lokal menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkenalkan kekayaan budaya Sumbawa kepada wisatawan mancanegara.

Menurut Nina, akrabnya disapa, Barapan Kebo dan kunjungan ke Istana Dalam Loka menjadi dua agenda yang paling menarik perhatian para yachter. Mereka mengaku terkesan setelah melihat langsung tradisi dan peninggalan sejarah Sumbawa.

“Pasca kunjungan tersebut, para yachter mengaku sangat terkesan,” katanya.

Ketertarikan para yachter terhadap sejumlah destinasi wisata juga terlihat dari keinginan mereka untuk memperpanjang kunjungan. Namun, kondisi cuaca membuat rombongan tidak dapat melanjutkan perjalanan wisata sesuai rencana.

“Sebenarnya para yachter ini masih ingin mengunjungi lokasi wisata yang ada. Namun karena angin kencang, mereka harus kembali ke yacht masing-masing,” ujarnya.

Nina menyebut, jumlah peserta Sail Indonesia tahun ini memang lebih sedikit dibandingkan kunjungan sebelumnya. Tahun ini tercatat 33 yacht berlayar menuju Indonesia dan singgah dalam rangkaian perjalanan mereka.

Jumlah tersebut turun cukup jauh dibandingkan tahun sebelumnya. Pada kunjungan sebelumnya, lebih dari 70 yacht tercatat berlabuh di Sumbawa.

Nina mengatakan, sejumlah faktor dapat memengaruhi jumlah yacht yang mengikuti pelayaran tahun ini. Kondisi geopolitik global menjadi salah satu kemungkinan yang ikut memengaruhi minat peserta untuk melakukan perjalanan.

“Menurunnya jumlah yacht ini bisa disebabkan berbagai hal. Bisa jadi karena kondisi geopolitik dan lain sebagainya,” ujarnya.

Meski jumlah peserta menurun, Pemkab Sumbawa tetap memberikan penyambutan kepada para yachter. Pemerintah daerah juga terus berupaya menghadirkan pengalaman wisata yang memperkenalkan kekayaan budaya, sejarah, kuliner, dan tradisi masyarakat Sumbawa.

Pihaknya berharap, pengalaman para yachter selama berada di daerah ini dapat mendorong promosi pariwisata Sumbawa. Para wisatawan diharapkan turut mengenalkan berbagai destinasi dan potensi wisata Sumbawa kepada wisatawan lainnya. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts