Pengadaan Bibit Ternak Sumbawa Ditarget Rampung Tepat Waktu

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA— Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) terus mempercepat pelaksanaan program pengadaan bibit ternak yang bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Sumbawa. Dengan dukungan anggaran APBD 2026 sebesar Rp2,2 miliar lebih, program tersebut ditargetkan rampung sesuai jadwal kontrak.

Kepala DPKH Sumbawa, Saifuddin, SP, mengatakan proses pengadaan hingga saat ini berjalan sesuai rencana. Pengadaan dilakukan melalui sistem e-Catalog, sementara sejumlah bibit ternak yang telah tersedia mulai didistribusikan kepada kelompok petani peternak penerima manfaat.

“Pelaksanaan pengadaan bibit ternak Pokir Dewan sejauh ini berjalan dengan baik. Kami optimistis seluruh proses dapat diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak,” kata Saifuddin saat memberikan keterangan pers di ruang kerjanya, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, program tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan usaha peternakan masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Sebanyak 392 ekor bibit ternak dialokasikan bagi 31 kelompok petani peternak yang tersebar di sejumlah wilayah.

Jenis ternak yang masuk dalam program pengadaan tersebut meliputi sapi, kerbau, kambing, dan ayam kampung. Sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan, kelompok calon penerima telah melalui proses verifikasi oleh tim teknis DPKH.

Verifikasi dilakukan melalui mekanisme Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah diberikan kepada kelompok yang memenuhi persyaratan serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Verifikasi CPCL menjadi bagian penting agar bantuan bibit ternak yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya oleh kelompok penerima,” jelasnya.

Dari keseluruhan program tersebut, pengadaan 153 ekor sapi betina dengan ukuran 100 sentimeter menjadi salah satu kegiatan yang telah berjalan. Pengadaan yang dilaksanakan CV Rio tersebut masuk dalam Proyek Strategis Daerah (PSD).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 98 ekor atau sekitar 60,78 persen telah terealisasi dan didistribusikan kepada kelompok petani peternak penerima manfaat. Sisanya ditargetkan dapat dituntaskan hingga September mendatang.

“Untuk pengadaan 153 ekor sapi betina 100 sentimeter, saat ini sudah terealisasi sebanyak 98 ekor atau 60,78 persen. Sisanya kami optimistis dapat diselesaikan sampai September,” ujar Saifuddin.

Sementara itu, pengadaan 25 ekor sapi betina berukuran 106 sentimeter yang diperuntukkan bagi dua kelompok peternak dilaksanakan CV Cahaya Mulia. Hingga saat ini, progres pengadaannya telah mencapai sekitar 30 persen.

DPKH menargetkan pengadaan tersebut dapat diselesaikan pada Agustus 2026.

Untuk pengadaan 15 ekor sapi betina berukuran 110 sentimeter yang diperuntukkan bagi dua kelompok dan dilaksanakan CV Rio, progresnya ditargetkan segera mencapai 100 persen.

Adapun pengadaan 17 ekor kambing jantan yang diperuntukkan bagi kelompok peternak di Unter Malang dan dilaksanakan UD Bukit Indah telah dinyatakan selesai seluruhnya.

Di sisi lain, masih terdapat sejumlah jenis ternak yang proses pengadaannya masih berlangsung melalui e-Catalog dan tahap kontrak. Pengadaan tersebut meliputi dua ekor kerbau, 143 ekor kambing betina, 23 ekor sapi jantan berukuran 105 sentimeter, serta 14 ekor sapi betina berukuran 104 sentimeter.

Menurut Saifuddin, seluruh pengadaan tersebut masih memiliki waktu untuk diselesaikan hingga akhir tahun anggaran 2026. DPKH Sumbawa optimistis proses pengadaan dan penyaluran kepada kelompok penerima dapat berjalan sesuai target.

Ia berharap bantuan bibit ternak yang diberikan pemerintah tidak berhenti pada tahap penyaluran, tetapi mampu dikembangkan secara berkelanjutan oleh kelompok penerima.

Dengan pengelolaan yang baik, bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan populasi ternak, mengembangkan usaha peternakan masyarakat, sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani peternak di Kabupaten Sumbawa.

“Harapan kami, bibit ternak yang diterima kelompok dapat dikembangkan dengan baik sehingga ke depan mampu meningkatkan usaha dan kesejahteraan petani peternak,” pungkasnya. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts