Maksimalkan Capaian CKG, Puskesmas Terapkan Target Harian

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA– Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa menetapkan target harian bagi seluruh puskesmas untuk mempercepat capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang hingga akhir Juni 2026 baru mencapai 12,35 persen. Langkah tersebut ditempuh agar target minimal 46 persen dari total jumlah penduduk yang ditetapkan pemerintah dapat tercapai hingga 30 Desember 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, Selasa (30/6/2026), mengatakan CKG merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang harus dilaksanakan di seluruh daerah. Menurutnya, capaian Kabupaten Sumbawa yang masih berada di angka 12,35 persen menjadi tantangan yang harus segera direspons dengan langkah-langkah percepatan di lapangan.

Untuk menggenjot capaian tersebut, Dinas Kesehatan memperkuat sinergi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga Dinas Pendidikan. Upaya itu diperkuat melalui Instruksi Bupati Sumbawa yang mengimbau seluruh pemangku kepentingan mendukung pelaksanaan CKG, terutama bagi peserta didik mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA yang menjadi kelompok sasaran terbesar.

Menurut Sarip, strategi utama yang kini diterapkan adalah menetapkan target pelayanan harian bagi setiap puskesmas berdasarkan jumlah penduduk di wilayah kerjanya. Setiap puskesmas diminta tidak lagi hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi aktif melakukan pelayanan jemput bola dengan menurunkan sedikitnya satu bidan dan satu perawat yang dibantu kader kesehatan di setiap desa.

“Puskesmas sudah mengetahui jumlah penduduk di wilayah kerjanya, sehingga target harian bisa dihitung. Kalau masyarakat belum datang ke fasilitas kesehatan, maka petugas yang harus turun ke lapangan karena pemeriksaannya sederhana,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan dalam program CKG hanya meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, tinggi badan, berat badan, serta pengkajian kondisi kesehatan dasar. Pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi secara dini faktor risiko penyakit sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan lebih cepat apabila ditemukan gangguan kesehatan.

Sarip mengakui masih rendahnya capaian CKG dipengaruhi minimnya pengetahuan masyarakat mengenai program tersebut, serta budaya yang masih menganggap pemeriksaan kesehatan hanya diperlukan ketika seseorang sedang sakit. Bahkan, untuk keluhan ringan, sebagian masyarakat lebih memilih mengobati sendiri dibanding datang ke fasilitas kesehatan.

Karena itu, Dinas Kesehatan terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, meski dalam kondisi sehat. Edukasi tersebut diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat bahwa CKG merupakan langkah pencegahan dan deteksi dini penyakit, bukan sekadar pelayanan bagi orang yang sedang mengalami keluhan kesehatan.

Meski demikian, Sarip tetap optimistis target 46 persen dapat dicapai hingga akhir tahun. Ia meyakini penerapan target harian di seluruh puskesmas, pelayanan jemput bola hingga tingkat desa, serta dukungan lintas sektor akan menjadi faktor utama dalam mempercepat capaian program CKG di Kabupaten Sumbawa. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts