Bupati Sumbawa Sebut PNS Harus Jadi Solusi Masyarakat

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA- Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) yang baru dilantik agar menjadikan status pegawai negeri sipil (PNS) sebagai amanah untuk melayani masyarakat, bukan sekadar simbol kedudukan atau kebanggaan pribadi.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Jarot saat mengambil sumpah/janji dan melantik sebanyak 209 PNS hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2024 serta pejabat fungsional lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr.H. Budi Prasetiyo, para kepala perangkat daerah, pejabat struktural, serta keluarga peserta yang mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa, pemerintah daerah telah menyelesaikan proses penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi 215 CPNS hasil seleksi Tahun Anggaran 2024. Setelah melalui tahapan evaluasi dan pemenuhan berbagai persyaratan, sebanyak 209 orang resmi diangkat menjadi PNS.

Jumlah tersebut terdiri atas 195 pegawai yang menduduki jabatan fungsional dan 14 pegawai pada jabatan pelaksana. Seluruhnya telah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan, mulai dari masa percobaan, penilaian kinerja yang baik, kelulusan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS, hingga persyaratan administrasi kepegawaian lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai pelayan masyarakat.

Menurutnya, status sebagai PNS tidak boleh dimaknai sebagai hak istimewa yang memberikan berbagai kemudahan, tetapi harus dipahami sebagai amanah yang menuntut integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan publik.

“Saudara-saudara hari ini tidak sedang menerima hak istimewa. Saudara sedang menerima kewajiban yang lebih besar, kewajiban untuk melayani masyarakat secara profesional, adil, cepat, dan manusiawi,” tegas Bupati.

Ia mengatakan, masyarakat pada dasarnya tidak terlalu mempermasalahkan jabatan ataupun status yang dimiliki seorang aparatur. Yang menjadi perhatian masyarakat adalah kualitas pelayanan yang mereka terima saat berurusan dengan pemerintah.

Karena itu, para PNS dituntut mampu menghadirkan pelayanan yang ramah, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Aparatur pemerintah harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga, bukan justru menambah kerumitan dalam pelayanan.

“Masyarakat tidak peduli apa jabatan saudara. Yang mereka rasakan adalah apakah mereka dilayani dengan baik atau tidak. Apakah pemerintah hadir sebagai solusi, atau justru menimbulkan masalah baru,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap para PNS yang baru dilantik mampu menjadi wajah birokrasi yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, aparatur pemerintah harus memiliki kepekaan sosial, kemauan untuk mendengar aspirasi masyarakat, serta kesadaran bahwa tugas yang dijalankan merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa dan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang dilandasi integritas dan tanggung jawab, sehingga setiap tugas dapat dilaksanakan secara maksimal meskipun tanpa pengawasan langsung.

Bupati mengajak seluruh PNS untuk bekerja dengan penuh kesungguhan dan menjadikan setiap pekerjaan sebagai bagian dari ibadah serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh PNS yang hari ini diambil sumpahnya dan dilantik dalam jabatan fungsional. Semoga amanah yang saudara emban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi demi kemajuan Kabupaten Sumbawa yang kita cintai,” pungkasnya. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts