Bunda PAUD Sumbawa Perkuat Wajib Belajar Prasekolah

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA— Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., terus mendorong peningkatan akses dan kualitas pendidikan anak usia dini melalui sosialisasi program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah serta penguatan transisi PAUD ke Sekolah Dasar (SD).

Kegiatan yang berlangsung pada 3–5 Juni 2026 tersebut digelar di tiga lokasi, yakni TK Negeri 1 Kecamatan Sumbawa, TK/PAUD Hasanah Kecamatan Unter Iwes, dan TK Barunawati Kecamatan Labuhan Badas. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mendukung implementasi kebijakan nasional sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pendidikan selanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, Hj. Ida hadir didampingi Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Koordinator Wilayah Pendidikan, Pengawas TK, Penilik PAUD dan PNF, kepala sekolah, pengelola PAUD, serta organisasi mitra pendidikan seperti HIMPAUDI dan IGTKI.

Pada kesempatan itu, Hj. Ida menegaskan bahwa program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh anak memperoleh layanan pendidikan sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar.

“Melalui program ini, kita ingin memastikan bahwa setiap anak di Kabupaten Sumbawa memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan prasekolah yang berkualitas. Selain itu, transisi dari PAUD ke SD harus dilakukan secara menyenangkan dan berorientasi pada kebutuhan serta perkembangan anak,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah daerah. Dukungan satuan pendidikan, organisasi profesi, orang tua, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh anak mendapatkan layanan pendidikan yang layak sejak usia dini.

Selama sosialisasi berlangsung, peserta memperoleh pemahaman mengenai kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, implementasi Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, strategi pembelajaran yang berpusat pada anak, hingga penguatan sinergi antara satuan PAUD dan SD. Materi yang disampaikan juga menekankan bahwa tes membaca, menulis, dan berhitung (calistung) tidak menjadi syarat penerimaan peserta didik baru pada jenjang SD.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa melalui Kepala Seksi Kurikulum PAUD dan PNF, Iman Wahyuddin, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pendidikan.

Ia menjelaskan, selain mendorong keberhasilan implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, kegiatan itu juga diharapkan mampu meningkatkan angka partisipasi PAUD di Kabupaten Sumbawa. Dengan semakin tingginya partisipasi masyarakat, kualitas layanan pendidikan anak usia dini diyakini akan semakin baik dan merata.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya pendidikan anak usia dini serta mampu menerapkan praktik pembelajaran yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Komitmen bersama juga diperlukan untuk mewujudkan transisi PAUD ke SD yang lebih ramah, menyenangkan, dan berpihak pada anak.

Kegiatan sosialisasi berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari orang tua, wali murid, serta tokoh masyarakat. Sinergi antara Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, organisasi mitra, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan diharapkan terus memperkuat kualitas layanan PAUD di daerah ini guna mendukung terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts