Bupati Sumbawa Serukan Kepedulian di Tengah Tantangan Ekonomi

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengajak masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial, semangat berbagi, dan solidaritas kemanusiaan di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dihadapi masyarakat. Pesan tersebut disampaikannya saat pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Nurul Huda, Sumbawa Besar, Rabu (27/5/2026).

Di hadapan ribuan jamaah yang memadati masjid terbesar di Kabupaten Sumbawa itu, Bupati menegaskan bahwa Hari Raya Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Kemuliaan hidup bukan diukur dari seberapa banyak yang dimiliki, melainkan dari seberapa ikhlas seseorang berbagi dan berkorban untuk sesama,” ujar Bupati.

Menurutnya, keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan makna ketaatan yang tulus kepada Allah SWT, keberanian berkorban demi kebaikan yang lebih besar, serta keikhlasan dalam menjalankan amanah. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan sosial dan ekonomi saat ini.

Bupati menyoroti kondisi ekonomi global yang hingga kini masih dibayangi ketidakpastian. Situasi tersebut, kata dia, turut memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sumbawa. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga rasa empati dan memperkuat kepedulian sosial agar masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan secara bersama-sama.

“Jangan sampai takbir hanya bergema di masjid, tetapi tidak bergema dalam kepedulian sosial kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan arah pembangunan Kabupaten Sumbawa yang saat ini memasuki tahun kedua masa kepemimpinannya. Pemerintah daerah, katanya, terus berupaya menjalankan berbagai program strategis yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini fokus merealisasikan 12 program unggulan dan 45 program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Program-program tersebut mencakup penguatan sektor pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, pembangunan sumber daya manusia, pengembangan hilirisasi dan ekonomi kerakyatan, hingga penguatan infrastruktur serta pelestarian lingkungan.

“Kami ingin pembangunan di Kabupaten Sumbawa tidak hanya menciptakan nilai tambah dan daya saing ekonomi, tetapi juga mampu menjaga kelestarian alam demi keberlanjutan generasi mendatang,” katanya.

Selain menyampaikan arah pembangunan daerah, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan 330 jamaah calon haji asal Kabupaten Sumbawa yang tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Ia berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan rangkaian ibadah, serta dapat kembali ke daerah dengan selamat dan memperoleh predikat haji yang mabrur.

Pada kesempatan yang sama, Bupati, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah seorang jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa di Tanah Suci. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi setiap insan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara dan pada akhirnya seluruh manusia akan kembali menghadap Allah SWT.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah melaksanakan ibadah kurban pada Idul Adha tahun ini. Ia menilai, ibadah kurban tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga mengandung pesan sosial yang sangat kuat tentang pentingnya berbagi kebahagiaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, semangat berkurban harus menjadi inspirasi untuk memperkuat rasa persaudaraan, memperkokoh kebersamaan, serta menghadirkan kepedulian yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Tana Samawa untuk terus menjaga persatuan dan tidak membiarkan perbedaan pandangan maupun pilihan menjadi pemicu perpecahan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Kalau Idul Fitri mengajarkan kita untuk saling memaafkan, maka Idul Adha mengajarkan kita untuk saling menguatkan dan saling mengorbankan ego demi kepentingan bersama,” ujarnya.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Masjid Agung Nurul Huda turut dihadiri unsur pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten daerah, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Shalat Idul Adha diimami Ustadz H. Muhammad Jama’an, M.Y., sementara khutbah disampaikan Ustadz H. Nasrullah, S.Sos.I.

Pada Idul Adha tahun ini, Panitia Kurban Masjid Agung Nurul Huda menjadwalkan penyembelihan 14 ekor sapi dan enam ekor kambing. Sementara itu, total hewan kurban yang disembelih di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa mencapai 3.445 ekor yang terdiri atas sapi, kerbau, kambing, dan domba.

Ribuan kilogram daging kurban dari hewan-hewan tersebut selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat sebagai wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian sosial yang menjadi esensi utama perayaan Hari Raya Idul Adha. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts