Dinamikasumbawa.com
MATARAM- Bupati Sumbawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT. Bank NTB Syariah yang berlangsung di Auditorium Raudhah, Kantor Pusat PT Bank NTB Syariah, Mataram, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur NTB, para kepala daerah se-Provinsi Nusa Tenggara Barat selaku pemegang saham, jajaran direksi dan komisaris PT. Bank NTB Syariah, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan lembaga perbankan daerah dalam mendukung pembangunan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam agenda rapat, salah satu pembahasan penting adalah persetujuan distribusi dividen Tahun Buku 2025 kepada para pemegang saham. Berdasarkan data yang dipaparkan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperoleh usulan distribusi dividen sebesar Rp13,1 miliar atau sekitar 7,46 persen dari total pembagian dividen PT Bank NTB Syariah.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, dalam keterangannya menyampaikan bahwa keberadaan Bank NTB Syariah memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan penguatan fiskal pemerintah daerah.
“Pemerintah Kabupaten Sumbawa tentu menyambut baik tren positif kinerja Bank NTB Syariah. Dividen yang diterima daerah menjadi salah satu indikator bahwa penyertaan modal yang dilakukan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas fiskal daerah dan mendukung pembiayaan pembangunan,” ujar Bupati Sumbawa.
Bupati juga berharap, PT Bank NTB Syariah terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kami berharap Bank NTB Syariah terus tumbuh menjadi bank daerah yang sehat, modern, dan kompetitif, sekaligus mampu memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dan sektor-sektor produktif di daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kontribusi dividen dari sektor perbankan daerah menjadi salah satu sumber pendapatan yang cukup strategis bagi daerah.
“Kontribusi dividen dari Bank NTB Syariah menunjukkan tren yang baik dan menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan PAD Kabupaten Sumbawa. Ke depan, pemerintah daerah akan terus mendukung penguatan tata kelola perusahaan agar kinerja bank daerah semakin optimal,” ungkap Ivan.
Ia juga menambahkan, bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan perlu terus diperkuat. Agar mampu memberikan dampak langsung, terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
RUPS Tahun 2026 PT Bank NTB Syariah tersebut, lanjut Ivan, juga menjadi forum strategis untuk membahas sejumlah agenda perusahaan. Termasuk penguatan tata kelola, peningkatan kinerja, serta arah kebijakan perusahaan ke depan dalam menghadapi tantangan sektor perbankan yang semakin dinamis. (DS/02)

